Husairi Abdi

Ada Parkir Khusus Sepeda di Murjani, Tahun Depan Giliran Masjid Agung Banjarbaru

0

ANTUSIAS warga Kota Idaman untuk gowes tiap akhir pekan. Termasuk, hari libur kerja di seputaran Lapangan Murjani, membuat Pemkot Banjarbaru menyediakan fasilitas parkir khusus sepeda.

PARKIR khusus sepeda ini guna memberi keamanan, agar komunitas goweser atau pesepeda bisa berolahraga, berkumpul, dan melakukan hobi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru, H Ahmad Yani Makkie mengungkapkan pembangunan parkir khusus sepeda ditempatkan di beberapa titik di kawasan Lapangan Murjani.

“Jadi, para pemilik sepeda bisa memarkir sepedanya dengan aman, tanpa khawatir dicuri atau lainnya,” ucap Yani Makkie kepada jejakrekam.com, Jumat (3/9/2021).

Ia menerangkan di kawasan Lapangan Murjani, dibangun parkir khusus sepeda beragam ukuran. Untuk ukuran besar dan kecil, tergantung jenis sepeda yang dibawa pengguna.

BACA : Manjakan Pesepeda, Pemkot Banjarmasin Pasang Stick Cone di Jalan A Yani

“Untuk ukuran besar ada di seputaran Lapangan Murjani. Posisinya di belakang gawang sebelah selatan. Sedangkan, parkir sepeda yang kecil ada lima titik yakni posisinya  di sekeliling Lapangan Murjani. Antara lain depan gedung DPRD Banjabaru ada tiga titik dan depan kantor Dinas  PUPR Banjarbaru ditempatkan dua buah,” tutur Yani.

Ia menerangkan rencanannya Dishub Banjarbaru akan menambah titik parkir khusus sepeda. Tepatnya, di kawasan Masjid Agung Al Munawarah, Jalan Trikora, Kemuning, Banjarbaru Selatan.

Menurut Yani, di kawasan itu,  banyak komunitas sepeda yang melaksanakan gowes. Hanya saja, realisasinya menunggu kucuran dana dari APBD Banjarbaru tahun 2022 mendatang.

“Kalau sudah ada anggaran tahun depan, kami akan bangun parkir khsus sepeda di kawasan itu,” ucapnya.

Respon positif pun datang dari warga Banjarbaru. Basuki yang tinggal di Guntung Manggis mengaku senang dengan inovasi Pemkot Banjarbaru yang membangun parkir khusus sepeda.

BACA JUGA : Banyak Laporan Kecelakaan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Seputaran Lapangan Murjani

“Bagi kami yang hobi gowes, tak hanya butuh jalur khusus sepeda tapi juga parkir khusus sepeda. Sebab, kita kerap waswas jika memarkir sepeda sembarangan,” ucap Basuki.

Dengan adanya parkir sepeda dengan tingkat keamanan yang terjamin, Basuki mengatakan dirinya bisa beraktivitas olahraga lainnya dengan meninggalkan sepeda di tempat khusus itu. Ia mengaku dua kali dalam seminggu mengayuh sepeda miliknya mengelilingi kawasan di Lapangan Murjani dan ruas jalan di Kota Idam.

“Ya, bisa jogging, jalan santai, atau bermain sepak bola di sana. Kalau ditinggal, risiko kehilangan sepeda pasti besar. Jadi, kalau mau berolahraga tidak bisa bersama-sama tapi bergantian karena sepeda harus dijaga,” kata Basuki.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.