Sambangi Bid Propam Polda Kalsel, Rusnadi Minta Kasus Kematian Adiknya Cepat Terungkap

0

TEMUAN jasad Ahmad Supian Noor karyawan PT Putra Perkasa Abadi (PPA) di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel pada Jumat (25/6/2021) lalu masih masih belum terungkap.

KERABAT almarhum Ahmad Supian Noor, Rusnadi Jauhari beserta isteri mendatangi Bid Propam Polda Kalsel untuk meminta informasi terkait penanganan yang dilakukan Polres Tanah Bumbu, dalam kasus kematian adik iparnya. 

Saat ditemui wartawan, Rusnadi Jauhari dan keluarga menilai, pengembangan atas kasus kematian adik iparnya tersebut agak lamban.

“Kasus terkait meninggalnya adik kami almarhum Ahmad Supian Noor dalam kondisi tidak wajar seperti digantung. Dari pihak kepolisian mengatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, kami diminta bersabar karena polisi masih melakukan proses dan hasil otopsi masih dikoordinasikan dengan tim forensik rumah sakit,” ucapnya.

Rusnadi Jauhari yang bekerja diperusahaan yang sama dengan almarhum meyakini, adik iparnya bukan meninggal dunia karena gantung diri namun karena dibunuh. 

“Kami berharap kasus ini cepat terungkap dan pelaku segera ditangkap, kami yakin almarhum ini dibunuh,” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i membenarkan bahwa Subbag Yanduan Bid Propam Polda Kalsel telah menerima laporan dari keluarga almarhum. 

Kasus penemuan jasad tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Kusan Hilir Polres Tanah Bumbu, berdasarkan informasi yang berkembang bahwa jasad tersebut bukan meninggal karena bunuh diri. 

Karenanya, kasus tersebut sudah dilimpahkan dan kini ditangani oleh Satreskrim Polres Tanah Bumbu dan masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan

“Setiap kasus kan berbeda, jadi kalau dikatakan lambat, ya kasus ada yang cepat, ada yang lambat. Apalagi ini menyangkut nyawa orang, kan perlu benar-benar teliti penyelidikannya, menuduh tersangka juga harus kuat tidak bisa sembarangan,” Mochamad Rifa’i.(jejakrekam)

Penulis Iman S
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.