Desa Juju Baru Laksanakan Tolak Bala Di Tengah Pandemi

0

PANDEMI Covid-19 belum usai. Selain melakukan pembatasan, antisiapasi lain seperti tolak bala juga dilakukan untuk menjauhkan warga dari penyakit.

SEPERTI halnya Desa Juju Baru, Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, telah melaksanakan tolak bala dengan mengambil tempat di Balai Adat Desa setempat, Selasa (3/8/2021).

Hadir dalam tolak bala dua orang anggota DPRD, Camat, Damang, dewan adat juga dewan guru serta pihak manajemen PT HMI yanga beroperasi di wilayah sekitar.

HRD PT HMI Diana mengatakan, selain ke Desa Juju Baru, manajemen juga bersilaturahmi ke Desa IPU Kecamatan Lahei dan Desa Nihan Hilir Kecamatan Lahei Barat.

BACA: Ratusan Karyawan Perusahaan Di Barut Dirumahkan

Diana mengatakan, saat musim pandemi Covid-19, merupakan berdampak bagi seluruh masyarakat di seluruh dunia, begitu juga di Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya.

Dengan dilaksanakannya ritual tolak bala, maka ini merupakan halnya lebih baik untuk menghindari penyakit yang sangat menakutkan.

Oleh karena itu, PT Haring Mulusani Indonesia juga ikut berpartisipasi dengan membantu acara kegiatan yang akan diserahkan langsung kepada masyarakat.

Sementara anggota DPRD Barut Aji Pranji saat hadir dalam kegiatan mengatakan, hendaknya langkah perusahaan yang membantu masyarakat, bukan satu perusahaan saja, tetapi diikuti oleh yang lain.

Sebab kata dia, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sosial di tengah masyarakat apalagi disaat pandemi sekarang ini.

BACA JUGA: PT HHI Komitmen Bantu Masyarakat di Wilayah Operasi

Menurut inisiator Nasdem ini, saat ini ada beberapa perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Lahei, dan ini akan lebih bermanfaat bagi masyarakat, selain program bantuan sosial juga perekrutan warga sekitar untuk mengatasi pengangguran juga lebih baik.

Terkait dengan kegiatan tolak bala yang dilakukan agama Kaharingan merupakan acara adat yang tidak bisa dipisahkan dengan setiap wabah yang melanda, khususnya di wilayah Barut.

“Acara ritual tolak bala memang sudah menjadi tradisi warga, dan saya sangat mendukung, apalagi saya berasal dari Desa Juju Baru,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syarbani
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.