Husairi Abdi

Dicari 164 TBNPN Baru, RSUD Pambalah Batung Buka Seleksi Terbuka

0

PELAYANAN kesehatan prima menjadi tujuan utama dari RSUD Pambalah Batung Amuntai. Rumah sakit milik Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU) ini pun membuka rekrutmen tenaga BLUD non pegawai negeri (TBNPN) dalam menambah kualitas dan kuantitas pelayanan publik.

FORMASI yang disediakan sebanyak 164 orang yang akan direkrut sebagai TBNPN. Termasuk, tenaga teknis pendukung 74 orang di RSUD Pambalah Batung.

Direktur RSUD PB Amuntai dr Moch Yandi Priyandi mengatakan manajemen ingin meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD PB Amuntai ini. Ia meyakini dengan ada rekrutmen ini bisa melayani masyarakat dengan baik.

“Masing-masing pos penempatan tersebut, agar tidak ada lagi kekosongan. Baik di IGD, poli-poli dan unit lain sehingga bisa berkerja maksimal, dan masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ucap Yandi Priyadi kepada jejakrekam.com, Minggu (18/7/2021).

Menurut dia, pihaknya terus berusaha meningkatkan pelayanan, agar tidak ada lagi keluhan muncul. “Tenaga yang kami terima akan benar benar diseleksi dengan baik, agar bekerja melayani pasien tidak diragukan lagi keahlian masing-masing. Keahlian perawat dalam memasang infus, harus benar-benar teliti, jangan sampai beberapa kali memasang jarum, mengakibatkan pasien sampai mengeluh kesakitan, itu yang kita hindari,” papar Yandi.

BACA : Siapkan Lima Unit Hemodialisis, RSUD Pambalah Batung Layani Cuci Darah

Karena itu, papar dia, dalam rekrutmen TBNPN ini dicari sesuai keahliannya masing-masing. Tujuan manajemen adalah mencapai tingkat pelayanan prima, sehingga membuka rekrutmen tersebut.

Bagi yang berminat, Yandi mengajak untuk mengunjungi website atau portal resmi yang sudah disediakan oleh pihak RSUD PB Amuntai. “Kami mau cari tenaga berkualitas, agar masyarakat bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.

Yandi menambahkan dalam rekrutmen ini dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Bahkan, RSUD PB Amuntai membuka untuk umum maupun tenaga kontrak yang bakal habis masa kerja pada Desember 2021 dipersiapkan untuk mengikuti proses seleksi tersebut.

“Penerimaan ini tidak ada joki, ataupun titipan, kalau ada pegawai yang berani bermain, saya sendiri yang akan melaporkan,” ucapnya.

BACA JUGA : Layanan Hemodialisis Beroperasi, RSUD PB Amuntai Sudah Layani 8 Pasien

Yandi mengatakan dalam rekrutmen ini juga melibatkan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).

“BPKP menyiapkan soal soal ujian sesuai dengan standar. Diskominfo HSU menyediakan jaringan dalam melakukan tes CAT,” terangnya

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSU Fadillah berharap agar tenaga kontrak yang sudah mengabdi di atas lima tahun tidak perlu diikutkan tes atau mendapat dispensasi khusus. Cukup para pelamar jalur umum saja yang mengikuti tes seleksi.

“Kami mendukung dan menyambut baik rekrutmen ini, dan meminta tenaga kontrak yang lama cukup dievaluasi saja, menurut ketentuan rumah sakit,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Muhammad
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.