Husairi Abdi

Belajar Tatap Muka Disetop, Ada Siswa dan Guru SDN Pengambangan 8 Positif Corona

0

SEORANG guru dan murid di SDN Pengambangan 8 dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. Informasi tersebut didapat awak media dari laporan salah satu orangtua siswa. Sumber menyebut SD tersebut mulai hari ini, Jum’at (16/7), menyetop pembelajaran tatap muka (PTM).

DIKONFIRMASI, Kepala SDN Pengambangan 8, Rusmina, tak menampik bahwa seorang guru dan siswa di sekolahnya terkonfirmasi positif virus Corona. Dia menerangkan keduanya merupakan ayah dan anak.

“Sesuai hasil swab antigen siswa dinyatakan positif. Memang sakitnya kearah gejala Covid-19,” ucapnya melalui sambungan telepon, Jumat (16/7).

Menurut Rusmina, mereka terpapar Corona akibat kontak erat dengan keluarga. Kata dia, keduanya setelah membesuk keluarga yang sedang sakit pada Rabu (14/7) malam.

“Setelah hari berikutnya, si anak (siswa) dan ibunya mulai merasakan tidak enak badan,” ujarnya.

BACA JUGA: Satu Guru Positif Covid, PTM Di SMPN 33 Banjarmasin Disetop

Kemudian, lanjut dia, tak berselang lama sang ayah yang juga guru di SDN Pengambangan 8 ikut dinyatakan terpapar Covid-19.

Rusmina mengaku sudah melaporkan kondisi ini kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Dia berkata terpaksa harus menutup sekolah hingga 26 Juli mendatang untuk melakukan sterilisasi.

BACA : Lonjakan Kasus Corona Banjarmasin: Bisa Tembus 100 Pasien Sehari, Pemkot Siapkan Ragam “Skenario”

Sistem pembelajaran pun turut dialihkan ke model daring (dalam jaringan) kembali. “Sambil menunggu ada laporan dari siswa dan guru kalau ada gejala. Seandainya tidak ada laporan, kita laksanakan lagi PTM. Namun kalau ada laporan, kemungkinan kita tutup sampai dua minggu,” pungkasnya.

Kasus positif Covid-19 di SDN Pengambangan 8 menambah daftar temuan pengidap corona paska penerapan PTM. Sebelumnya, ada guru di SMPN 33 Banjarmasin yang dinyatakan terpapar virus yang sama.

Kepala Bidang Bina SMP Syahnan berkata penutupan hanya dilakukan sementara. Sembari melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan di sekolah tersebut.

“Arahan dari Kadis, untuk sementara sistem pembelajaran di SMPN 33 kembali dialihkan ke daring (dalam jaringan),” ucapnya, Rabu (14/7/2021). (jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.