Sebelum Masuk Banjarmasin, Ibnu Usul Penumpang di Bandara-Pelabuhan Jalani Proses Karantina

0

PENYEBARAN varian baru virus corona kini mulai mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

KENDATI hingga saat ini belum ada temuan kasus varian delta di Kalsel, pemkot tetap minta warganya untuk selalu waspada.

Bahkan, Walikota Ibnu Sina merasa perlu ada pengawasan ketat di pintu masuk perbatasan provinsi. Baik jalur udara; Bandara Syamsudin Noor maupun pintu masuk di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Pengawasan di bandara harus sangat diperketat. Karena pintu udara yang fatal saya kira melihat pengalaman Covid-19 kemarin,” ungkapnya, Senin (28/6/2021).

BACA JUGA: 10 Kali Lebih Cepat Penularannya, Pj Gubernur Minta Kalsel Waspada Corona Varian Delta

Dia ingin masyarakat yang akan menggunakan jasa penerbangan harus melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Karena GeNose ada di sana jadi itu bisa jadi pendeteksi dini kalau yang datang betul betul steril dari penularan virus Corona,” ujarnya.

“Jika perlu, mereka di cek satu per satu. Meski fasilitas bandara menggunakan thermoscan untuk mengecek kondisi tubuh manusia,” tambah Ibnu.

BACA : Kasus Covid-19 Banjarmasin Melandai, Pakar Ingatkan Pemkot Jangan Terlena

Begitu tiba di daerah tujuan, Ibnu juga menekankan bahwa masyarakat harus menjalani karantina. Meski yang bersangkutan tak terdeteksi positif virus Corona.

“Walau ada surat negatif, jika ditemukan langsung dikarantina,” pungkasnya.

Untuk informasi, sampai saat ini meski trend kasus Covid-19 telah melandai, Kota Banjarmasin masih menjadi penyumbang terbanyak pasien corona dibanding 12 kabupaten/kota lain di Kalsel.

Dari data Dinkes Kalsel hingga Minggu (27/6/2021), total penderita Covid-19 asal Banjarmasin yang masih menjalani perawatan berjumlah 139 pasien. Sedangkan jumlah kasus kematian tercatat ada 210 jiwa. (jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.