Husairi Abdi

Kapolres Tabalong Ingatkan Ancaman Lima Tahun Penjara Bagi Tukang Setrum Ikan

0

MARAKNYA ilegal fishing yang dilakukan oleh oknum warga di beberapa lokasi menjadi perhatian serius Kepolisian Resor (Polres) Tabalong.

SELAIN beresiko merusak ekosistem, praktik seperti ini juga berpotensi membahayakan nyawa yang melakukannya. Kapolres Tabalong, AKBP M Muchdori mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat Tabalong untuk tidak melakukan pencarian ikan di sungai atau pun dirawa dengan cara seperti ini.

Jika didapati ada warga yang mencari ikan dengan cara yang ilegal, Muchdori menegaskan bahwa petugas tidak akan segan-segan untuk melakukan penangkapan terhadap oknum warga tersebut.

BACA JUGA: Setrum Ikan di Desa Samuda, Pemuda Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Menurut dia, pihaknya sudah menerima laporan dari warga terkait adanya penangkapan ikan di perairan rawa Kabupaten Tabalong dengan menggunakan alat setrum.

“Penyetruman ikan dan potas sangat membahayakan ekosistemnya, anakan ikan akan mati akibat disetrum dan racun,” ujarnya.

BACA JUGA: 16 Warga Desa Pihani Raya Sukarela Serahkan Alat Setrum Ikan

Muchdori menambahkan, praktik penyetruman ikan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas antara si pencari ikan dengan masyarakat setempat.

“Kita khawatirkan akan terjadi main hakim sendiri oleh masyarakat terhadap para pelaku penyetrum ikan diwilayahnya,” ujarnya.

Muchdori mengingatkan, perbuatan ini dilarang sebagimana dimaksud dalam pasal 84 ayat 1 dan atau pasal 86 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan juncto Pasal 100B Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2009 tentang Perikanan dengan pidana penjara 5 tahun dan denda lima miliar rupiah. (jejakrekam)

Penulis Herry Yusminda
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.