Husairi Abdi

Tekan Pengangguran, 250 Orang Ikut Pelatihan Pemagangan Dalam Negeri

0

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan kembali melakukan pelatihan. Diikuti oleh 250 orang lulusan Sekolah Menengah Atas lewat Program Pelatihan Pemagangan Dalam Negeri Berbasis Pengguna (P3DNBP).

PELATIHAN ini dibuka secara virtual, oleh Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan, Ditjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Muhammad Ali, di Hotel Royal Jelita, Senin (7/6/2021).

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kalsel, Wahyudin Noor mengatakan, pelatihan ini bermaksud meningkatkan kualitas pekerja di Kalsel agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja.

BACA: Siapa Perlu Kerja, Datang Saja ke Disnakertrans Kalsel

Peserta magang yang telah diseleksi, mengikuti pelatihan kerja program magang di beberapa perusahaan dan industri yang ada di Kalsel. “Tahun ini ada sebanyak 250 orang dari 6 Kabupaten Kota, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Tabalong, Tanah Bumbu, Kotabaru serta Tanah Laut,” ujarnya.

Program pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Kalsel. Dengan demikian pekerja dari Banua akan bisa turut bersaing di tengah pasar global.

Menurut Wahyudin, program semacam ini berpotensi menekan angka pengangguran yang terus melonjak. Untuk itu, P3DNBP sangat tepat diberikan kepada para pencari kerja untuk meningkatkan kompetensi kerja.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, Siswansyah mengatakan, program pemagangan ini merupakan kegiatan yang cukup strategis. “Peningkatan kompetensi dalam program ini dibuat oleh perusahaan sehingga sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

BACA JUGA: Pengangguran di Kalsel Capai 103.648 Jiwa, Disnakertrans Dorong Lulusan BLK Berwirausaha

Siswansyah pun mengklaim, dimana berdasarkan evaluasi program pemagangan ini dapat memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam penempatan tenaga kerja hasil dari pemagangan ini.

“Peserta magang akan lebih terampil dan kompeten di bidangnya. Sehingga setelah magang mereka ditempatkan oleh perusahaan tempat mereka magang, atau mereka menjadi wirausaha baru,” bebernya.

Mantan Penjabat Bupati Tanah Laut ini, menyebut program pemagangan oleh pemerintah merupakan kegiatan stimulan yang tentunya harus dilanjutkan oleh perusahaan-perusahaan di Kalimantan Selatan.

“Untuk itu saya harapkan kepada pengusaha, dengan swadaya dapat memberikan kesempatan magang kepada pencari kerja. Maka pasti akan mengurangi angka pengangguran,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.