Batal di Bali, Pertarungan Anindya Bakrie VS Arsjad Rasjid Dimulai di Kendari

0

KADIN Indonesia batal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) VIII untuk memilih Ketua Umum baru periode 2021-2026 di Nusa Dua Bali.

WAKIL Ketua Umum Kadin Kalsel Hj Helda Larasati membenarkan terkait penundaan Munas ke-VIII Kadin Indonesia itu. “Kadin Kalsel patuh terhadap keputusan penundaan Munas ke-VIII tersebut,” ucapnya dalam pesan singkat, Jumat (28/5/2021).

Surat yang diterima jejakrekam.com menyebutkan Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Indsutri (Kadin) Indonesia Mohamad S Hidayat melayangkan surat kepada Ketua Asosiasi/Himpunan Anggota Luar Biasa (ALB) tertanggal 27 Mei 2021, terkait penundaan penyelenggaraan konvensi ALB.

Berdasarkan surat tersebut, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) diberi amanah sebagai tuan rumah penyelenggaraan Munas VIII. “Acara munas yang harusnya penyelenggaran Munas VIII Kadin  Indonesia pada tanggal 2-4 Juni. Namun, jadwal tersebut diundur hingga 30 Juni,” bunyi poin surat itu.

Seiring dengan mundurnya jadwal, dalam surat bernomor 405/DPt/V/2021 dijelaskan bahwa proses pendaftaran anggota luar biasa peserta konvensi juga akan diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditetapkan.

Perpanjangan waktu pendaftaran ALB berangkat dari adanya keluhan asosiasi mengenai pendaftaran konvensi pada munas VIII ini, maka diperlukan waktu tambahan untuk verifikasi daftar ALB Kadin yang telah mendaftar sebagai peserta konvensi.

BACA: Sampaikan Visi dan Misi, Caketum Kadin Indonesia 2021- 2026 Sambangi Kalsel

“Maka dengan ini Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia memutuskan untuk menunda konvensi ALB Kadin Indonesia yang semula dilaksanakan tanggal 28 Mei 2021 diundur hingga waktu ditetapkan kemudian menjelang pelaksanaan Munas ke-VIII tanggal 30 Juni mendatang,” tulis surat yang ditanda tangani Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Mohamad S. Hidayat.

Untuk diketahui, Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid memiliki kans besar di Munas VIII untuk memperebutkan posisi Ketua Umum Kadin Indonesia yang berlangsung di Kendari pada 30 Juni 2021 mendatang.

Peserta Kadin Kalimantan Selatan memastikan diri untuk memilih Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. “Memang kami telah memutuskan memilih Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia di Munas VIII,” ucap Ketua Umum Kadin Kalsel H Edy Suryadi dalam keterangan baru lalu.

Dalam mekanisme pemilihannya nanti, suara untuk kandidat akan dihimpun dari Kadin daerah dan asosiasi. Tiap-tiap Kadin daerah memiliki hak tiga suara. Dengan demikian, dari 34 provinsi, total suara untuk Kadin daerah berjumlah 102. Sedangkan 120 asosiasi terdaftar sebagai mitra Kadin akan diberikan hak suara sebanyak 30. Setelah diakumulasi, total pemilih Kadin daerah dan asosiasi berjumlah 132 suara. Arsjad Rasjid merupakan Presiden Direktur PT Indika Energy dan Anindya Bakrie adalah bos Bakrie Group. (jejakrekam)

Penulis Afdi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.