Polres Balangan Bangun Lima Pos Pengamanan Mudik Hari Raya

0

KEPOLISIAN Resor (Polres) Balangan membangun lima pos pengamanan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H di Kabupaten Balangan.

KAPOLRES Balangan AKBP Nur Khamid di Paringin Kamis, menyebutkan, terdapat lima titik pos pengamanan yang dibangun satu di antaranya sebagai posko induk atau pos pengamanan yang terletak di kawasan kota Paringin.

Selanjutnya, untuk tiga lainnya merupakan pos check point yang diletakkan dimasing-masing wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Balangan, serta ditambah satu pos Satgas COVID-19 yang diletakkan di depan Pasar Modern Adaro Kabupaten Balangan.

“Dalam operasi Ketupat Intan tahun 2021 ini, kami juga mengerahkan sebanyak 160 personel gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta instansi lainnya,” sebutnya.

Untuk sasaran di pos check point, jelas Kapolres, adalah bagaimana berkomunikasi kepada pemudik baik kaitannya masalah larangan mudik dan akan mengadakan rapid antigen gratis bagi warga yang ingin memasuki wilayah Balangan.

“Jadi langkah-langkah ini kita lakukan adalah sebagai antisipasi, takutnya nanti dihari lebaran adanya klaster-klaster baru penyebaran COVID-19 di Kabupaten Balangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk pelaksanaan operasi kepolisian terpusat Ketupat Intan tahun 2021 akan dilaksanakan dari tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Dikesempatan yang sama, Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pengamanan bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 hijriah dengan pencegahan COVID-19.

“Tentunya pemerintah Kabupaten Balangan akan bersinergi dengan Polres Balangan dalam rangka menerapkan larangan mudik,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Bupati Balangan juga telah mengeluarkan surat edaran kepada para ASN ruang lingkup pemerintahan di Balangan sesuai anjuran pemerintah pusat terkait larangan mudik untuk lebaran tahun ini.

“Sudah kita keluarkan suratnya itu, bukan ditegaskan secara lisan lagi tetapi sudah berupa surat edaran yang berlaku, ini tentunya ada kaitannya dengan pencegahan COVID-19, supaya tidak terjadi klaster baru pada hari raya Idul Fitri  1442 H yang akan datang ini,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Gian
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.