Siasati Larangan Mudik Lebaran, Calon Penumpang Pilih Pulang Kampung Lebih Awal

0

WALAU ada pelarangan mudik tahun 2021, ternyata tak menyulutkan semangat para perantau yang ada di Banjarmasin dan sekitarnya untuk pulang ke kampung halaman.

PEMANDANGAN ini terlihat di Terminal Penumpang Bandarmasih, Banjarmasin dengan tujuan ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Bahkan, puluhan pemudik telah memanfaatkan sepekan ini jelang datangnya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Para pemudik pun memanfaatkan kapal roro yang disediakan perusahaan armada pelayaran di Pelabuhan Trisakti, Banjamasin. Calon penumpang asal Surabaya, Kusen mengatakan dirinya bersama keluarga lebih memilih menjalankan ibadah puasa dan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah di kampung halaman di Jawa Timur.

“Jadi, lebih baik mudik lewat awal, sehingga bisa menghindari kemacetan. Termasuk, menyiasati larangan mudik yang akan segera diberlakukan pemerintah,” ucap Kusen kepada awak media, Rabu (7/4/2021).

BACA : Tekan Kasus Covid-19, Fydayeen Tegaskan Kebijakan PPKM Mikro Banjarmasin Diperpanjang

Tingginya animo warga perantau untuk mudik sebelum datangnya bulan puasa, diakui Manager Pelayanan Terminal Penumpang Bandarmasih, Bheneka Pria Panca. Ia menerangkan untuk kondisi sekarang, banyak para calon penumpang memilih pulang lewat awal jelang bulan suci Ramadhan.

“Memang, tidak ada peningkatan yang cukup signifikan, karena kebanyakan penumpang yang hendak berangkat ke Jawa, menggunakan kendaraan pribadi,” ucap Bheneka.

Ia menjelaskan untuk kapal roro yang bersandar di Pelabuhan Trisakti juga membawa  35 penumpang yang memiliki tiket kapal tujuan Surabaya.

BACA JUGA : PPKM Mikro Banjarmasin Diperpanjang, Jubir Satgas Covid-19: Kali Ini Lebih Ketat

Senada itu, Arifin, calon penumpang di Terminal Bandarmasih mengaku memilih pulang lebuih awal, karena pemerintah akan memberlakukan larangan efektif pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

“Dengan pulang lebih awal juga menghindari kerumunan saat padat-padatnya pada saat jelang lebaran nanti. Saya pulang kampung juga untuk bertemu keluarga di Jawa,” kata Arifin.

Untuk harga tiket kapal roro masih normal sekira Rp 350 ribu per orang. Sebelum naik ke kapal, para petugas di terminal pun memeriksa para calon penumpang untuk menunjukkan surat kesehatan bebas dari Covid-19 dari instansi berwenang.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.