Husairi Abdi

PUPR Tanbu Gelar Bimbingan Teknis Ahli Manajemen Kontruksi

0

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanah Bumbu bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin mengadakan Bimbingan Teknis Ahli Manajemen Konstruksi, bertempat di Kantor Pemkab Tanah Bumbu.

MENURUT panitia pelaksana dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin Normilayani, kegiatan tersebut diselenggarakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 8 s.d 10 Maret 2021.

“Maksud dan tujuan kegiatan tersebut agat para ahli manajemen konstruksi mampu memahami dan mampu menjelaskan pengantar ilmu manajemen dan Jasa Konstruksi di Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, tujuan kegiatan juga untuk menerapkan, mencanangkan, menambahkan, membuat, meninjau, dan melaksanakan serta menyelesaikan memiliki pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ilmu manajemen Konstruksi.

BACA: PUPR Tanbu Gelar Pelatihan Tenaga Fasilitator Lapangan

Adapun peserta dalam bimtek ini sebanyak 40 orang berasal dari berbagai instansi dan asosiasi di Tanah Bumbu. Sedangkan narasumber kegiatan adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya yang berasal dari Kementerian PUPR dan PII.

Sedangkan Plt Sekretaris PUPR Tanah Bumbu Subhan menyampaikan, melalui Bimbingan Teknis Ahli Manajemen Konstruksi diharapkan peserta dapat memahami Ilmu Manajemen Konstruksi, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Konstruksi, Sistem Manajemen Lingkungan Proyek, Sistem Manajemen Resiko Proyek, Sistem Manajemen Lingkup Proyek, Sistem Manajemen Sumberdaya Manusia, Sistem Manajemen Waktu Proyek dan Sistem Manajemen Mutu Proyek.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Rahmat, menyambut baik dan sangat mengapresiasi dengan dilaksanakannya bimtek ini. Karena bertujuan untuk mengimplementasikan Undang-undang Nomor 02 tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

Salah satu aspek terpenting dalam Undang-Undang tersebut ialah mewujudkan fungsi pendukung atas prasarana aktivitas ekonomi kemasyarakatan guna menunjang terwujudnya pembangunan nasional.

BACA JUGA: Jalan Gubernur Syarkawi Mulai Diperbaiki, Anggota DPR RI Apresiasi Menteri PUPR

“Disinilah sangat penting peran manajemen konstruksi, dimana manajemen nerupakan modal bisnis yang dilakukan oleh konsultan konstruksi dalam memberikan konsultasi teknis konstruksi dan bantuan dalam sebuah proyek pembangunan, dimana pemberian konsultasi dan bantuan ini akan sangat berguna bagi proses pembangunan infrastruktur dilapangan nantinya,” ujarnya.

Sebab untuk menghasilkan produk infrastruktur yang berkualitas dalam menunjang perekonomian masyarakat diperlukan adanya proses konstruksi dengan sumberdaya efektif dan efisien. Kemudian akan terlaksana dengan bantuan dan perencanaan yang tepat serta terarah dari ahli manajemen konstruksi.

“Hasil dari setiap proyek dan pembangunan infrastruktur yang dikerjakan nantinya benar-benar memenuhi standar dan kriteria yang diterapkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Juga dapat lebih memainkan peranannya dengan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya.(jejakrekam)

Penulis Muaz
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.