Lima Kepala Daerah di Kalsel Resmi Dilantik, Pj Gubernur Pesan Empat Prioritas Program

0

LIMA pasangan pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Selatan 2020 resmi dilantik menjadi kepala daerah. Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah bertempat di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Jum’at (26/2/2021).

LIMA pasangan yang dimaksud yakni Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin dan Wartono, Bupati-Wakil Bupati Balangan, Abdul Hadi dan Supiani, Bupati-Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Aulia Oktiaviandi dan Mannsyah Sabri, Bupati-Wakil Bupati Tanbu, Zairullah Azhar dan M Rusli, serta Bupati-Wakil Bupati Banjar, Saidi Mansyur dan Habib Said Idrus Al Habsyi.

Para pasangan kepala daerah ini dilantik serta diambil diambil sumpahnya oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA. Safrizal kemudian menyampaikan empat hal yang harus diprioritaskan sebagai kepala daerah ke depan.

“Yang pertama, lanjutkan program percepatan penanganan Covid-19 agar terus berjalan,” ujar Safrizal ketika menyampaikan amanat.

Program percepatan penanganan Covid-19, menurut Safrizal, adalah harapan besar dari Presiden Jokowi yang memerlukan kerja sama dan koordinasi yang kuat dari semua pihak.

“Koordinasi dan kerja sama ini harus dijalankan seerat-eratnya. Khususnya dalam rangka memutus mata rantai penularan serta mengendalikan berbagai dampak yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19,” kata dia.

Kedua, Safrizal meminta para kepala daerah yang dilantikan agar memprioritaskan agenda pemulihan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, menjaga ketersediaan bahan pokok, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta permasalahan sosial lainnya dalam situasi Pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Dilantik Besok, Lima Pasang Kepala Daerah Di Kalsel Bersiap Jalankan Pemerintahan

“Ketiga, saudara-saudara harus memastikan pelaksanaan vaksinasi. Lakukan secepat-cepatnya yang sudah direncanakan dan sambil terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat,” kata dia.

Terakhir, Safrizal juga meminta agar semua kepala daerah fokus terhadap upaya pemulihan akibat bencana banjir. Menurut dia, hal ini perlu ditangani secara ceput.

“Perbaiki akurasi data akibat banjir secara cermat. Sehingga penanganan masyarakat benar-benar tepat sasaran,” tuturnya.

BACA JUGA: Diagendakan Akhir Februari, Pelantikan Bupati-Walikota Terpilih Dihelat Secara Virtual

Safrizal juga menyebut, berdasarkan analisa BMKG, musim hujan diprediksi terus berlangsung sampai bulan mei 2021, maka upaya kesiapsiagaan bencana harus terus di jaga disamping itu juga memperhatikan distribusi bahan pokok dapat terus berjalan lancar.

“Selain itu lakukan program program kesejahteraan, program peningkatan pelayanan, program perbaikan birokrasi pemerintah serta program lain yang dijanjikan saat kampanye. Kami mengingatkan, janji adalah hutang,” tandasnya.

Adapun kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah ini dihelat dengan protokol kesehatan ketat. Menjelang prosesi pengambilan sumpah jabatan, seluruh tamu undangan diwajibkan menjaga jarak dan menggunakan masker, juga untuk wartawan dilakukan rapid tes antigen sebelum melewati pemeriksan metal detector di tempatkan pintu masuk gedung Mahligai Pancasila. Para tamu undangan juga harus dinyatakan sehat oleh petugas serta penerapan protokol kesehatan berupa pengecekan suhu. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.