Tim Relawan Barito Utara Bantu Korban Barabai

0

PEMERINTAH Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,  melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta Dinas Sosial Kabupaten Barito Utara,  telah mengirim tim relawan untuk membantu korban banjir di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

TIM relawan dari beberapa instansi pemerintah daerah ini langsung diterjunkan. Adapun jumlah relawan yaitu sebanyak 22 orang dan berangkat dengan membawa sejumlah peralatan seperti truck umum dapur lapangan (Dumlap) tagana, truck tangki, mobil mekanik, mobil patroli, ambulans, pemadam portable dan sarana penunjang lain.

BACA: Puluhan Motor Mogok Di Gambut, Relawan Banjir Siaga Bantu Pengendara

“Kami menurunkan sejumlah relawan untuk membantu masyarakat yang terdampak di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan terutama di Kabupaten Hulu sungai Tengah” Ucap Gazali selaku Kepala BPBD Barito Utara. Menurut Gazali Mantalatua, saat ini pihaknya sudah mendirikan tenda  di lapangan Muarakata dan juga terjun ke lapangan terutama wilayah Hantakan. 

Pihaknya mendirikan dapur umum dan membantu sarana air bersih untuk warga yang terdampak banjir. Selain itu tim relawan juga ikut serta membagikan makan dan bahan keperluan lainnya. 

“Mulai tadi malam kita datang dan langsung mendirikan tenda, untuk siang ini kita ke Kecamatan Hantakan untuk ikut menyalurkan bahan makan dan lainnya, “kata Gazali Mantalatua. 

Diketahui bencana banjir melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan diantaranya wilayah Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru,  Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu sungai Tengah, Kabupaten Tanah Laut dan juga Kabupaten Batola serta dan sejumlah besar wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

BACA JUGA: Banjarmasin Tanggap Darurat Banjir: Akses Jalan Sulit, Pengendara Dorong Kendaraan

Perlu diketahui juga untuk warga yang ingin bepergian terutama dari Kota Banjarmasin ke wilayah Hulu Sungai terpaksa memutar arah melewati Kabupaten Barito Kuala menuju Margasari.

Selain itu,  ada juga yang melewati jalan holling Hasnur karena jalan tersebut dibuka untuk umum untuk membantu pengguna jalan. Namun untuk melewati jalur tersebut sedikit terganggu karena air pasang meluber ke jalan terutama di wilayah Kecamatan Mandastana.(Jejakrekam)

Penulis Syarbani
Editor Siti Nurdianti

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.