Komisi II DPRD Kalsel : Jangan Persulit Masyarakat yang Ingin Bayak Pajak

0

KOMISI II DPRD Kalsel meminta kepada pihak terkait, khususnya Kantor SAMSAT agar proses pembayaran pajak kendaraan bermotor oleh masyarakat di Kalsel jangan dipersulit dengan berbagai macam syarat.

“INI kan tujuannya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir PAD mengalami penurunan,” tegas Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo saat Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel.

Imam Suprastowo mengatakan, PAD yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan transport daerah dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, sehingga kondisi seperti ini harus jadi perhatian Bakeuda Kalsel bersama instansi terkait, salah satunya agar dipermudah pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Dalam rapat tersebut terungkap saat proses pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang selama ini dinilai sulit terdapat pada pengesahan, sedangkan pembayaran pajak mudah, bahkan bisa melalui smartphone. Hal ini berlangsung pada tahun 2019, sedangkan pada tahun sebelumnya dinilai mudah.

Imam pun berharap pihak terkait untuk dapat menjangkau daerah-daerah pelosok, mengingat masih ada masyarakat yang memerlukan fasilitas guna memudahkan mereka membayar pajak kendaraan bermotor.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bakeuda Kalsel Agus Dyan Nur mengungkapkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor ini terdapat tiga instansi yang menangani. “Kita akan cari titik permasalahan. Kan ada prosedur yang harus dilakukan,” ucap Agus

. Agus melanjutkan yang namanya pelayanan itu tergantung manusia. “Sedangkan sistem dan SOP sudah ada, selanjutnya tinggal menjalankannya saja,” pungkas Agus.(jejakrekam)

Penulis Riza
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.