Insiden Sriwijaya Air: Legislator Kalsel Desak Menhub Evaluasi Persoalan Transportasi Udara

0 61

ANGGOTA DPR RI asal Kalsel, Rifqinizamy Karsayudha, mendesak Menteri Perhubungan RI untuk melakukan evaluasi total persoalan transportasi udara. Usulan dari Rifqinizamy merespons insiden kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ-182 Rute Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1/2021).

RIFQI bilang, pertengahan 2020 lalu, Federal Aviation Asociation (FAA) di Amerika Serikat juga sudah mengeluarkan rekomendasi kepada lebih dari 2000 unit pesawat Boeing-737.

FAA menyebutkan pesawat yang tidak digunakan dalam waktu lama bakal berujung korosi. Mestinya, kata Rifqi temuan FAA tersebut harusnya telah menjadi peringatan keras.

“Khususnya, bagi berbagai maskapai di tanah air yang menggunakan pesawat Boeing-737 dimaksud,” ujar Rifqi.

“Kementerian Perhubungan sejak awal harus mengantisipasi temuan FAA ini di Indonesia. Musibah SJ-182 ini harus menjadi evalusi total bagi dunia penerbangan kita di masa Pandemi ini,” tambah politikus PDI-Perjuangan tersebut.

Rifqinizamy Karsayudha

Adapun Anggota Komisi V DPR RI akan duduk bersama Menteri Perhubungan. Beserta seluruh jajaran terkait, termasuk KNKT untuk melakukan evaluasi total pasca musibah ini.

“Dari sisi teknologi penerbangan, pasti ada konsekuensi tersendiri akibat berkurangnya volume pemakaian pesawat-pesawat udara tersebut. Belum lagi soal isu usia pesawat yang banyak berusia tua” ungkap Rifqi.

Ia menyadari, pandemi ini adalah masa yang amat sulit bagi dunia penerbangan. Dari sisi bisnis, dunia penerbangan amat merasakan dampaknya.

“Kendati demikian, keselamatan penumpang adalah segala-galanya,” pungkas Rifqi. (jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.