Bukan PSBB, Kalimantan Selatan Terapkan PPKM Mulai 11 Januari

0 509

MERESPONS instruksi pemerintah pusat tentang kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, Pemprov Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel, pada Sabtu (9/1/2021).

DALAM rakor tersebut, Pj Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, bilang bahwa wilayah Kalimantan Selatan juga bakal menerapkan pembatasan yang disebut pemerintah sebagai pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Roy menyatakan penerapan PPKM akan dimulai pada 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang.

“Sesuai instruksi mendagri untuk perkantoran hanya 25% dan 75% sisanya bekerja dari rumah. Untuk Mall buka sampai 19.00 WITA, kemudian terkait dengan restoran atau rumah makan hanya 25% kapasitasnya dan dimaksimalkan hanya untuk take away atau dibawa pulang,” ujarnya.

“Sedangkan untuk tempat-tempat pengajian pun akan disesuaikan nanti, apakah dilaksanakan dengan virtual/daring,” tambah Roy saat melakukan rapat koordinasi.

Dia menambahkan, perlu adanya ketegasan dan kesepakatan bersama untuk melakukan PPKM diseluruh kabupaten/kota di Kalsel.

“Nantinya kita juga akan upayakan membantu, tidak sekadar melarang atau menutup, namun memberikan solusi seperti memfasilitasi secara virtual atau melakukan rapid tes antigen sebelum melaksanakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan agar kita bisa mengetahui dan menemukan siapa saja yang berpotensi menularkan dan kita bisa menekan dan melakukan antisipasi,” ungkap Roy.

Sebelumnya, Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kalimantan Selatan HM Muslim mengatakan PPKM sengaja dilaksanakan pada 11-25 Januari untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang ditengarai bermula pada libur akhir tahun kemarin. Menurut Muslim kondisi di pertengahan Januari benar-benar harus dijaga agar tidak terjadi lonjakan kasus lagi.

“Untuk itu, rakor mengenai PPKM ini sangat diperlukan untuk menentukan langkah-langkah dan strategi apa saja yang diperlukan untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan yang tepat sasaran untuk mengendalikan jumlah kasus dan kematian di Kalsel,” imbuhnya. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.