Bagikan 10 Ribu Masker, KPU HSS Ingatkan Pemilih Pakai Masker Saat Pencoblosan Surat Suara

0 72

SOSIALISASI gelaran pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan di Pasar Ulin, Desa Wasah Ulu, Kecamatan Simpur, dihelat KPU Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (4/12/2020).

PENYULUHAN ini dihelat agar bisa meningkatkan partisipasi pemilih pada puncak pilkada yang digeber pada Rabu, 9 Desember 2020 nanti dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Bupati HSS Achmad Fikry didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten HSS, Rahmawaty, Kepala Satpol PP Kabupaten HSS, Iwan Friady dan dinas terkait lainnya, turut mengikuti sosialisasi partisipasi pemilih.

Ketua KPU Kabupaten HSS, Nida Guslaili Rahmadina, mengungkapkan sosialisasi ini dilaksanakan serentak di 10 titik di 11 kecamatan. Kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar untuk melindungi para pemilih agar tetap sehat setelah menggunakan hak pilih pada 9 Desember 2020 nanti.

“Alhamdulillah, sosialisasi dihadiri oleh Forkopimda, para kepala dinas, camat, dan didukung oleh semua pihak,” ucap Nida.

BACA : Debat Kandidat Seperti Cerdas Cermat, Akademisi ULM Soroti Politisasi Ulama di Pilkada Kalsel

‎Mantan Ketua KNPI HSS ini mengimbau agar masyarakat agar selalu menggunakan masker yang sudah dibagikan pada kegiatan ini. Masker itu merupakan sumbangan dari Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).

“Bantuan masker tersebut digunakan untuk pelaksanaan pilkada 9 Desember nanti. Jadi, setiap pemilih saat ke tempat pemungutan suara (TPS) wajib mengenakan masker,” ujarnya.

‎Senada itu, ‎Bupati HSS Achmad Fikry menilai sosialisasi partisipasi pemilih sangat penting agar meyakinkan masyarakat agar tetap selalu menerapkan prokes Covid-19 pada pilkada 9 Desember 2020 nanti.

“Ini salah satu langkah ikhtiar kita dalam mencegah penyeberan Covid-19, dan hari ini semua pihak turun ke lapangan untuk memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya prokes‎,” papar Bupati Fikry.

BACA JUGA : Terbatas Personel, Bawaslu Ajak Warga Kabupaten Banjar Turut Aktif Awasi Pilkada

‎Dikatakannya, dari hasil pantauan bahwa penggunaan masker di pasar sudah sebagian besar diterapkan. Hanya saja, diakui Fikry, penggunaannya yang belum maksimal, sehingga pemerintah memberikan kembali 10.000 masker bagi masyarakat.‎

‎Fikry berharap gerakan ini bisa lebih meyakinkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan menerapkan prokes, yang tidak hanya mengacu pilkada, tapi terus menerus diterapkan setiap hari saat melakukan aktivitas diluar rumah. ‎

“Saat pemungutan suara 9 Desember masyarakat jangan takut datang ke TPS. Berikan hak suara dengan tetap menerapkan prokes Covid-19,” imbuhnya.

Kepada setiap aparatur sipil negara (ASN), Bupati Fikry pun mengimbau untuk menggunakan hak pilih, dan tetap menjaga netralitas dan tidak mendukung salah satu calon.(jejakrekam)

Penulis A Firman
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.