Embung Dibangun, Sistem Pertanian Organik Dikembangkan di Desa Gambah Dalam

0 98

SISTEM budidaya padi organik dan ternak itik dikembangkan Pemkab Hulu Sungai Selatan (HSS) di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan. Bahkan, untuk menopang perairan modern juga diresmikan penggunaan embung oleh Bupati HSS, H Achmad Fikry, Senin (23/11/2020).

KEPALA Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor, mengungkapkan sistem tanam padi organik dan budidaya itik dilakukan untuk meningkatkan pendapatan petani dengan cara memaksimalkan lahan melalui embung irigasi.

“Pembangunan embung bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) bidang pertanian yang merupakan salah satu inovasi bagaimana menyediakan air pada lahan tadah hujan. Semoga dengan adanya embung lahan tadah hujan tersebut bisa melaksanakan tanam padi dua kali,” tutur Muhammad Noor.

Senada itu, Bupati HSS H Achmad Fikry menegaskan tanam padi organik sistem budidaya padi dan ternak itik cukup menarik, karena ada embung yang bisa mengatur tanam padi organik dan ternak itik.

BACA : Optimasi Lahan Pertanian Genjot Stok Beras di Kalsel Surplus Lebih 1 Juta Ton

‎Ia berharap semakin banyak pemerintah memfasilitasi petani dalam mengembangkan pertanian, kedepan akan mampu mendorong peningkatan pendapatan para petani sehingga lebih sejahtera lagi ke depan.

“Terima kasih kepada semua pihak-pihak yang telah membantu dalam pengembangan pertanian di HSS,” ucapnya.

Senada itu, Dandim 1003 Kandangan, Letkol Arm Dedy Soehartono mengatakan pupuk organik cair 1003 yang diberikan kepada para petani sebagai wujud sumbangsih dalam rangka membantu Pemkab HSS dalam mengembangkan pertanian.

Menurutnya, pupuk organik 1003 ini dibuat oleh Danramil Simpur Kapten Abdi Wirawan yang bahannya semua dari bahan organik.

“Pupuk organik 1003 sudah mendapat sertifikasi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel dan dari hasil lab disampaikan bahwa pupuk ini sangat bagus untuk memelihara kondisi tanahnya,” jelasnya.

BACA JUGA : Bisnis Tambang Kian Lesu, Pakar Ekonomi ULM Usul Pemda Harus Perkuat Sektor Pertanian

Sementara itu, Kepala Agronomi PT Prima Agro Tech, ‎Arif Purnomo, menambahkan untuk membantu petani dalam pengembangan padi organik, pihaknya telah memberikan bantuan stimulus berupa, orizaplus, humat top, biotracol, entomobac dan BT Max.

“Bantuan diberikan untuk pengembangan pertanian padi organik seluas 60 hektar di wilayah Kecamatan Kandangan,” ujarnya.‎

Ia berharap agar bantuan yang diberikan kepada para petani dapat mengembangkan sektor pertanian padi organik‎ yang lebih baik dan sehat untuk dikonsumsi.(jejakrekam)

Penulis A Firman
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.