Cuma Bayar Rp 10 Ribu, Naik Bus Wisata Sudah Bisa Keliling Kota Banjarmasin

0

BUS wisata dengan model terbuka dan desain apik milik Dinas Pariwisata Kalsel hampir satu bulan beroperasi. Bahkan, kini masyarakat Banjarmasin pun bisa menikmati wisata keliling ibukota Kalimantan Selatan, dengan rute yang telah ditentukan.

BUS wisata ini dikelola tiga asosiasi pariwisata, seperti ASITA, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kalsel dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalsel.

Kehadiran bus pariwisata ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan untuk berekreasi meski di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Plt Ketua DPD Association Agencies (ASITA) atau AsosiasiP Perusahaan Perjalanan Wisata Kalsel, Dewi Family mengatakan bus pariwisata ini telah dioperasikan sejak 5 Oktober 2020 lalu.

BACA : Bang Dhin Ungkap Pungli Masih Marak di Destinasi Wisata Pantai Rindu Alam Pagatan

“Pengoperasian bus pariwisata ini untukmemperdayakan teman-teman guide yang belum ada tamu datang ke Kalsel, sehingga secara  langsung kita bisa membantu mereka untuk mendapat penghasilan walau nilainya sedikit,” ucap Dewi kepada jejakrekam.com, Selasa (3/11/220).

Ia menambahkan, untuk keliling Kota Banjarmasin hanya menarik tarif Rp 10.000 per orang. Namun, sebelum menikmati wisata keliling kota, para penumpang pun terlebih dulu harus periksa suhu tubuh, serta diwajibkan mengenakan masker.

“Untuk kapasitas tempat duduk ada 15 orang. Namun, karena masih pandemi Covid-19, kami tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

BACA JUGA : Jadi Destinasi Wisata Sungai, Restoran Apung Banjarmasin Resmi Beroperasi

Rutenya, berawal atau starnya di depan Taman 0 Kilometer, Jalan Sudirman, RE Martadinata, MT Haryono, Pangeran Samudera, Sutoyo S, R Suprapto, A Yani, Gatot Subroto, Pangeran Hidayatullah, Adhyaksa, Jalan Brigjen Hasan Basry Kayutangi dan kembali ke Siring Titik Nol Kilometer.

Menurut Dewi, bus ini beroperasi karena dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dispar Provinsi Kalsel, M Syarifuddin yang memberi atensi khusus agar Banjarmasin punya bus wisata seperti Bandung, Jakarta serta kota-kota besar. Bahkan, ke depan, bisa sementereng Singapura dan London, Inggris.

BACA JUGA : Selama Pandemi Covid-19, Banyak Penumpang Bus Tayo Tidak Terangkut

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel M Syarifuddin mengungkapkan bus tersebut merupakan aset Pemprov Kalsel.

“Namun, pengelolaannya kami serahkan kepada pegiat pariwisata Kalsel. Ada dua unit yang dimiliki Pemprov Kalsel. Namun, baru satu yang kami serahkan kepada mereka. Nantinya, kalau memang banyak peminatnya, bisa saja tambahan satu unit itu diserahkan untuk dikelola mereka,” papar Penjabat Bupati Kotabaru ini.

Ia berharap dengan adanya bus terbuka keliling Kota Banjarmasin itu bisa mengawali strategi pemulihan pariwisata daerah di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB),

“Tentunya, kami mengingatkan agar mengedepankan ketatnya penerapan protokol kesehatan di tengah upaya membangun kembali sektor-sektor yang terpuruk,” tuturnya.

BACA JUGA : Bus Tayo Diminati, Kemenhub Tambah Lima Unit untuk Koridor Martapura-Liang Anggang

Syarifuddin juga menegaskan pihaknya terus mendorong pelaku pariwisata agar menjaga destinasi pariwisata dengan baik. Utamanya, menjalankan standar yang telah ditetapkan, yaitu destinasi aman, destinasi sehat dan indah. Salah satu contoh adalah bus pariwisata yang sudah mengaspal di ibukota Kalsel.

“Kepada para penumpang bus pariwisata, kami ingatkan tiga hal utama yakni memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak untuk mewujudkan program CHSE (clean, healthy, safety and environment),” imbuh Syarifuddin.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.