Bawaslu Oke

Solo Exhibition of Hajriansyah, Suluk : Journey to Indepth Memory

0 56

Oleh : Novyandi Saputra

GELIAT seni rupa di Kalimantan Selatan tidak bisa dipungkiri bersimpul di Banjarmasin. Meskipun sekarang banyak kantong-kantong baru telah bermunculan di setiap kota/ kabupaten di Kalimantan Selatan.

GELIAT ini tentu saja salah satunya bisa kita lihat dari tumbuhnya para pelukis dan perupa dan salah satunya adalah peristiwa kultural dalam menggelar karya-karya pelukis atau perupa. Pameran tunggal seorang pelukis atau perupa merupakan sebuah titik puncak dari pencapaian aktivitas kesenimanannya.

Beberapa hari lagi seorang pelukis Kalimantan Selatan, Hajriansyah akan melakukan pameran tunggal pertamanya di kampung buku, Sultan Adam, Banjarmasin. Pameran ini telah disiapkan Hajriansyah kurang lebih tiga tahun hingga akhirnya menemukan titik simpulnya untuk dipamerkan. Kurang lebih ada 15 lukisan akan dipamerkan dengan bercorak gaya ekspresionisme.

BACA : Pameran Tunggal Seni Rupa Bertajuk ‘Suluk’ Hajriansyah Digeber Di Kampung Buku Banjarmasin

Hajriansyah memberi tajuk pameran tunggalnya ini dengan judu SULUK: Journey to Indepth Memory. Hajrisyah menjelaskan bahwa suluk adalah sebuah perjalanan batin atau rohani, subyeknya biasa disebut salik. Istilah ini biasa dipakai dalam perbincangan spiritualitas atau mistik Islam, atau tasawuf. Ia sendiri memasuki “dunia” semacam ini kurang lebih 10 tahun yang lalu, melalui seorang syekh tarekat.

Muncul keinginan pameran tunggal tiga tahun terakhir yang lalu, Hajriansyah mulai perlahan-lahan menyusun kembali kenangan-kenangan yang pernah menghampiri benak terdalamnya. Ketika beberapa hari terakhir menjelang pameran ini, bersama kawan seniman yang membantu terselenggaranya pameran, pertanyaan akan kenangan Hajriansyah semakin kuat-mendalam.

Ketika teman Hajriansyah bertanya, apa makna, apa peristiwa, yang melatarbelakangi lukisan ini dan itu, Hajriansyah tak mampu mengingat lebih jauh. “Yang jelas, setiap lukisan lahir dari suatu problem tertentu, kenangan yang tak mampu dijelaskan, karena tumpukan memori bawah sadar yang begitu tebal beberapa tahun terakhir ini” kata Hajriansyah.

BACA JUGA : Setahun Kambuk Banjarmasin, Wadah Tongkrongan dan Literasi Berkebudayaan

Pameran tunggal Hajriansyah ini tidak sekadar mempertontonkan garis dan titik atau pencampuran warna. Ada hal lain yang juga begitu kuat, yaitu tentang bagaimana akhirnya sebuah ruang pameran telah menembus batas-batas kewajarannya.

Kampung buku yang notabenenya adalah ruang publik kemudian disulap menjadi ruang pamer Hajriansyah. Tentu saja pemilihan ruang ini tidak sembarangan karena ruang kampung buku ini adalah ruang ekpresi Hajriansyah sendiri baik dalam berdiskusi hingga melahirkan karyanya sendiri.

Pameran tunggal ini akan dibuka pada Sabtu tanggal 24 Oktober 2020 jam 20.30 Wita melalui program Bacangkurah LK3 yang akan disiarkan secara langsung melalui media sosial LK3 dan Kampung Buku. Kegiatan pameran ini akan menerapkan standar protocol Covid-19 yang berlaku. Jadi untuk siapa saja yang ingin datang sejak tanggal 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020 pameran akan dibuka setiap hari dari pukul 16.00-22.00 Wita.

Karya-karya lukisan pada pameran ini juga diperjualbelikan dan bisa langsung berhubungan dengan pelukisnya di Kampung Buku. Pameran tunggal Suluk: Journey to Indepth Memory sendiri dikelola dengan Kerjasama oleh Kampung Buku dan NSA Project Movement. Selain itu, untuk dokumentasi dan katalog karya dikerjakan oleh Bias Studio Banjarmasin.

BACA JUGA : Amuk Meratus Micky Hidayat, Agus Suseno Suarakan Nelangsanya Loksado

Cara kerja kolektif ini juga melibatkan banyak pelukis atau perupa dan seniman lintas sektor lainnya. Pada malam penutupan di tanggal 8 November 2020 akan dihibur oleh Dapur Teater Kalimantan Selatan. Narahubung pameran untuk informasi dan lain hal silakan berkontak dengan nomor hp berikut ini: Novyandi (082196179916) Hajriansyah (085248955593) Iky (082155428481).(jejakrekam)

Penulis merupakan Seniman Musik Banjarmasin

(Isi dari artikel ini sepenuhnya tanggungjawab penulis bukan tanggung jawab media)

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.