Pilwali Banjarmasin, Bawaslu Catat 804 APK Diduga Langgar Aturan

0

HAMPIR sebulan dibukanya masa kampanye calon wali kota dan wakil wali kota Banjarmasin 2020, sudah ada ratusan dugaan pelanggaran yang ditemukan.

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, mencatat sebanyak 804 buah Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga melanggar ketentuan.

Jumlah ini didapati Bawaslu hingga Rabu (21/10/2020), terhitung sejak ditetapkannya masa kampanye pada 26 September 2020 lalu.

BACA : Bawaslu Banjarmasin Ancam ‘Take Down’ Akun Medsos Kampanye Daring Yang Tak Tercatatat KPU

Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Komisioner Bawaslu, Subhani, menilai dugaan pelanggaran pemasangan APK tersebut tidak hanya dari tata letak saja, melainkan juga ukuran yang tidak sesuai.

“Ada yang tidak sesuai penempatan, ada yang tidak sesuai dengan ukuran dan ada jumlah yang dipasang setiap kecamatan dan kelurahan pun ada yang tidak sesuai,” kata Subhani, Rabu (21/10/2020).

Kawasan yang paling banyak, lanjut Subhani, ada di Kecamatan Banjarmasin Utara. Yang mana jumlah dugaan pelanggaran APK nya mencapai 345 kasus.

Subhani menyatakan, catatan tersebut sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setempat.

BACA JUGA :  Antisipasi Covid-19, Semua Kandidat Pilwali Banjarmasin Sepakat Metode Kampanye Daring

“Ini kan temuan di setiap kecamatan, jadi ke PPK, tetapi tembusannya kita sampaikan juga ke KPU kota Banjarmasin,” terangnya.

Berdasar catatan yang diterima jejakrekam.com, lima kecamatan yang ada di Banjarmasin dipastikan dapat laporan dugaan pelanggaran.

Di Kecamatan Banjarmasin Utara, ada 137 dari 345 yang dilaporkan terdapat dugaan pelanggaran tempat pemasangan, seperti pohon, tiang listrik dan fasilitas publik lainnya.

Kemudian Banjarmasin Timur, terdapat sebanyak 82 dugaan pelanggaran, 17 diantaranya juga dugaan pelanggaran tempat pemasangan.

Lalu, Banjarmasin Selatan, ada 136 dugaan pelanggaran, 13 diantaranya pelanggaran tempat pemasangan. Banjarmasin Tengah, terdapat 193 dugaan pelanggaran, 23 dugaan pelanggaran tempat pemasangan.

Terakhir, Kecamatan Banjarmasin Barat terdapat sebanyak 48 APK yang diduga melanggar ketetapan PKPU. Yang mana 11 diantaranya melanggar tempat pemasangan.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.