Bawaslu Oke

Diduga Ada ‘Affair’ dengan Staf, Oknum Komisioner Bawaslu Balangan Diadukan ke Bawaslu Kalsel

0 1.329

OKNUM komisioner Bawaslu Kabupaten Balangan diadukan pelapor berinisial SP (50 tahun), seorang warga setempat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel di Banjarmasin.

PENGADUAN ini berkelindan dengan dugaan oknum komisioner pengawas pilkada itu telah melanggar kode etik penyelenggara pemilu. Pokok masalahnya, oknum komisioner Bawaslu Balangan ini diduga menemui salah satu staf yang bukan muhrim di rumah kos-kosan, beberapa bulan lalu. Atau dugaan ‘affair’ yang melibatkan komisioner dan staf di Bawaslu Balangan.

SP menceritakan kepada jejakrekam.com, Rabu (21/10/2020) di Banjarmasin, oknum komisioner Bawaslu Balangan itu sering menemui stafnya yang tengah indekos.

“Masalah ini sebenarnya sudah kami laporkan ke ketua RT setempat. Bahkan, pada suatu ketika, masyarakat bersama ketua RT setempat menyambangi tempat itu. Namun, oknum komisioner ini keburu pergi,” kata SP, bercerita.

BACA : Bawaslu Resmi Adukan Ketua KPU Banjarmasin Non Aktif ke DKPP

Padahal, beber SP, ketika itu, waktu telah menunjukkan pukul 11.00 Wita, tergolong larut malam untuk sekadar bertamu. “Oknum komisioner itu pun sebenarnya sudah memiliki istri dan dua anak,” katanya lagi.

Masih menurut dia, masalah ini sebetulnya sudah dilaporkan ke Ketua Bawaslu Balangan, Rosmelyanoor dengan melampirkan alat bukti berupa video, foto dan lainnya.

“Namun, sampai sekarang, laporan kami ini tidak ada tindaklanjuti. Bahkan, laporan kami dianggap hanya laporan fiktif,” beber SP.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan membenarkan pihaknya sudah menerima laporan soal dugaan pelanggaran kode etik oknum komisioner Bawaslu Balangan.

BACA JUGA : Gelar Bimtek Dengan 165 Peserta, Bawaslu Balangan Tegaskan Sudah Kantongi Izin

“Sudah ada dua surat masuk dari warga yang melaporkan masalah itu. Saat ini, masih dalam penelusuran. Kami sudah melakukan penyelidikan tahap pertama dan ditingkatkan menjadi penyelidikan tahap kedua,” kata Iwan Setiawan dikonfirmasi terpisah jejakrekam.com, Rabu (21/10/2020).

Mantan Ketua Bawaslu Kalsel ini menegaskan jika nantinya ditemukan fakta dan alat bukti yang kuat, maka terlapor komisioner Bawaslu Balangan bisa dikenakan sanksi pelanggaran kode etik.

“Kami akan melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Jadi, harus dilakukan penyelidikan terlebih dulu. Terutama, penyelidikan di lapangan serta memeriksa sejumlah saksi terkait laporan itu,” tandas Iwan.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.