Ikut Demonstrasi, Uniska Ancam Cabut Beasiswa Bidikmisi Mahasiswa

0 492

UNIVERSITAS Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) mengingatkan mahasiswa penerima beasiswa bidik misi jangan sampai terlibat aksi demonstrasi.

BAHKAN bila tak dihiraukan, perguruan tinggi swasta berjuluk kampus hijau itu mengancam akan mencabut beasiswa bidik misi terhadap mahasiswa yang ketahuan ikut-ikutan demo.

Ancaman ini diakui salah seorang mahasiswa Uniska MAB, penerima bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Republik Indonesia tersebut. Sayangnya, ia enggan dijadikan narasumber untuk diwartakan. Padahal, beberapa kali aksi unjuk rasa, mahasiswa asal kampus di Jalan Adhyaksa dengan mengenakan jaket almamater berwarna biru, bergabung dengan ribuan mahasiswa lintas kampus lainnya.

BACA : ULM Pastikan Tak Ada Pencabutan Beasiswa Bagi Mahasiswa Yang Ikut Demo

Jejakrekam.com mencoba mengonfirmasi kepada Wakil Rektor III Uniska MAB, Idzani Muttaqin sejak Senin (19/10/2020) kemarin sore.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, yang berangkutan masih belum bisa memberikan keterangan. Dia berdalih sedang berkendara yang mana posisinya saat dihubungi mengaku berada di luar kota.

Dikonfirmasi, Staf Kemahasiswaan Uniska MAB, Fardian membenarkan hal tersebut. Namun ia berkilah bahwa pihak kampus tak melarang mahasiswa ikut demo.

“Lebih mengkhawatirkan sih sebetulnya, bukan larangan untuk tidak membolehkan mereka demo,” ucapnya kepada jejakrekam.com melalui sambungan telepon, Selasa (20/10/2020).

BACA JUGA : Bawa Amplop Merah, Aliansi BEM Se-Kalsel Sindir Kepemimpinan Jokowi-Maruf

Hal itu dikatakan Fardian bukan tanpa alasan. Pihak kampus, lanjut dia, hanya mengambil langkah dini agar mahasiswa terhindari dari masalah.

Selain itu, kampus juga khawatir akan terjadinya hal-hal yang anarkis saat melakukan aksi unjuk rasa. “Soalnya ditakutkan yang ikut demo ini terkena masalah atau semacamnya,” ujarnya.

“Yang jadi masalah lagi, bila satu peserta bidikmisi kena masalah. Maka seluruh angkatan mereka itu juga kena,” tambahnya.

Ia pun menyatakan bahwa kebijakan tersebut bukan aturan dari pusat. Melainkan kebijakan yang diambil masing-masing perguruan tinggi.

Lantas, bagaimana jika masih ada mahasiswa penerima bidikmisi yang ikut aksi demo?

“Kalau saya sih sebagai staf cuman bilang kaya gitu aja. Untuk kebijakan lebih ke atasan sih, diberikan peringatan segala macam tidak langsung dicopot juga beasiswanya,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.