Demonstran Tolak Omnibus Law di Banjarmasin Pilih Bertahan sampai Perppu Keluar

0 91

MESKI jumlah massa aksi tolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di Banjarmasin perlahan tampak menyusut, semangat demonstran yang tersisa hingga Kamis (15/10/2020) malam, tak surut.

TERPANTAU hingga pukul 23.15 Wita, ratusan demonstran tetap memilih berdiam diri di ruas Jalan Lambung Mangkurat. Padahal, petugas kepolisian telah membuka satu jalur ruas jalan untuk lalu lintas kendaraan.

Koordinator Wilayah BEM se-Kalimantan, Ahdiat Zairullah menyatakan bahwa massa tetap akan bertahan di ruas jalan yang berdampingan dengan lokasi Bank Indonesia itu.

Massa, kata dia, masih terus mendesak Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

“Sampai tuntutan kita terpenuhi. Sampai presiden Jokowi datang. Sampai Perppu itu dikeluarkan. Kemungkinan besar kita akan menginap disini,” kata Ahdiat.

Di samping itu, Ketua BEM Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini juga menegaskan, mahasiswa tidak akan pernah mengajukan yudisial review kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

“Karena kita tidak percaya sama Mahkamah Konstitusi itu sendiri. Karena bila MK sudah menetapkan dan sebagainya, DPR maupun Presiden sudah tidak apa-apa lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan menyatakan bahwa aparat kepolisian juga akan tetap bertahan untuk mengamankan, hal-hal yang tak diinginkan.

Meskipun, kata dia, bertahan sampai Jumat (16/10/2020) besok pagi. “Untuk itu, sampai malam sampai subuh kita jabani lah mereka. Aparat tetap stand by disini,” tegasnya.

Selain itu, mantan Kapolres Balangan ini juga mewanti-wanti seluruh aparat untuk tidak terpancing atau pun sampai terprovokasi. Aparat tetap akan melakukan langkah persuasif.

“Kita tetap persuasif. Mereka bertahan, kita juga bertahan. Tapi tetap ada upaya (untuk membubarkan). Yang jelas kita aparat jangan sampai terpancing,” pungkasnya. (jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.