Hanya Tiga Nama, Akademisi ULM Sarankan Kader Beringin Diberi Kesempatan Sama

0 228

CALON Walikota Hj Ananda sudah resmi menanggalkan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin usai ditetapkan sebagai kontestan pilkada, terhitung pada 23 September 2020 lalu.

KINI pengganti antar waktu (PAW) Hj Ananda adalah Hariyasisar dari dapil Banjarmasin Barat. Sementara untuk posisi calon wakil ketua dewan yang lowong, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin merekomendasikan Matnor Ali, Norlatifah dan Sri Darma Handayani.

Padahal, masih ada kader beringin yang potensial, sebut saja Sukhrowardi (Ketua Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin) serta HA Rudiani yang sudah empat periode duduk di parlemen kota.

Anggota DPRD Banjarmasin asal Golkar HA Rudiani mengaku legowo menerima keputusan partai, meski namanya tidak merekomendasikan sebagai calon Wakil Ketua DPRD Banjarmasin.

“Mungkin sudah punya pertimbangan merekomendasikan tiga nama tersebut ke DPP Partai Golkar melalui DPD Partai Golkar Kalsel sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin,” ujar Rudiani kepada jejakrekam.com, Jum’at (2/10/2020).

BACA : Usai Dilepas Ananda, Sukhrowardi Dinilai Layak Duduki Posisi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin

Dia menyebut sebagai kader menerima dan mendukung keputusan terbaik dari partai termasuk pemilihan figur yang akan menduduki posisi wakil ketua DPRD Banjarmasin.

“Tiga nama itu yang terbaik sebagai calon wakil ketua DPRD Banjarmasin, siapapun yang terpilih itulah figur yang terbaik, untuk menggantikan saudari Ananda,” imbuh Rudi.

Selain itu, Rudi mengakui bukan sebagai pengurus fungsionaris partai, sehingga tidak direkomendasikan partai.

BACA JUGA : Hj Ananda-Mushaffa Zakir Resmi Undur Diri di DPRD Banjarmasin, Ini Calon PAW-nya

Sementara itu, akademisi Universitas Lambung Mangkurat Ahmad Fikri Hadin menyarankan DPD Partai Golkar Banjarmasin untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kader yang duduk di dewan menjadi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin.

“Seyogyanya usul saja lima nama ke DPP, nantinya biar saja pusat yang memutuskan siapa yang terbaik menjadi wakil ketua DPRD kota Banjarmasin,” ucap Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Dan Good Governance (Parang) ULM ini.

Bagi Fikri, DPP Partai Golkar akan memutuskan posisi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin dengan pertimbangan yang matang, baik dari aspek integritas, kemampuan kepemimpinan hingga upaya menjalankan visi partai di parlemen.

“Saya kira DPP Partai Golkar akan memilih wakil ketua DPRD yang benar-benar mampu menjadi wakil ketua dewan,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.