Lantik Pjs Walikota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru, Plt Gubernur Kalsel Tekankan Jaga Netralitas PNS

0 775

BERTUGAS efektif 71 hari sejak 26 September hingga 5 Desember 2020, dua Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru dilantik Plt Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (26/9/2020).

PROSESI pelantikan secara langsung hanya dihadiri M Syarifuddin sebagai Pjs Bupati Kotabaru. Kepala Dinas Pariwisata Kalsel ini mengenakan pakaian dinas PNS biasa, bukan busana kebesaran kepala daerah balutan putih-putih.

Sementara, Pjs Walikota Banjarbaru Bernhard E Rondonuwu dilantik secara virtual dari Jakarta, melalui layar lebar yang dipasang di dinding aula Mahligai Pancasila.

Berhard sendiri merupakan Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

BACA : Baru Menjabat 18 Hari Di Pemprov Kalsel, Syarifuddin Ditunjuk Mendagri Duduki Pjs Bupati Kotabaru

Usai mengucapkan selamat bertugas di posisi yang baru selama masa kampanye pilkada, Wagub Kalsel Rudy Resnawan pun menitip beberapa pesan kedua dua penjabat ini.

“Masyarakat Banjarbaru dan Kotabaru tentu punya harapan agar daerahnya tetap rukun, aman dan damai. Jadi, pembangunan tetap berlanjut dan seluruh tahapan pilkada bisa terlaksana dengan lancar,” ucap mantan Walikota Banjarbaru.

BACA JUGA: Petahana Berlaga di Pilkada, Pemprov Kalsel Siapkan Figur Penjabat untuk Banjarbaru dan Kotabaru

Rudy Resnawan mengingatkan agar ini di Kalsel dihelat pilkada serentak di 7 kabupaten dan kota, termasuk Provinsi Kalsel yang menjadi amanat UU dan peningkatan derajat demokrasi Indonesia.

“Kematangan daerah kita telah teruji karena telah beberapa kali menggelar pilkada. Untuk itu, di pilkada 2020 ini harus kita sukseskan bersama KPU, Bawaslu, Polri dan TNI serta seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat agar bersinergi,” ucap Rudy Resnawan.

Menurut dia, pilkada bukan hanya sekadar untuk meraih kemenangan, tapi harus mengikat rasa kebersamaan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan.

“Saya ingatkan agar hindari isu SARA, money politics, berita bohong dan tindakan negatif. Jadi, pilkada tahun ini bisa melahirkan pemimpin yang sesuai hati nurani rakyat,” cetus Rudy.

BACA JUGA : Laga Sengit 9 Desember, Ada 24 Pasang Petarung Di Pilkada Kalsel 2020

Ada lima hal yang diutarakan Plt Gubernur Kalsel ini. Yakni, dua penjabat Walikota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru harus menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai peraturan perundang-undangan serta bersinergi dengan DPRD setempat.

“Memelihara ketenteraman dan ketertiban agar pilkada ini berlangsung dengan berkualitas. Kemudian, menjaga netralitas PNS agar tidak dinodai dengan pelanggaran,” kata Rudy.

Menurut dia, untuk pengisian pejabat yang lowong di pemerintahan, kedua penjabat sementara diingatkan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Seperti mendapat persetujuan dari Kemendagri.

“Karena pilkada digelar di tengah pandemi Covid-19, maka penerapan protokol kesehatan harus diutamakan dan diperketat. Terutama, saat masa kampanye,” tegas Rudy.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.