DPRD Kalsel Dukung SBI Kembangkan Wisata Minat Khusus di Kawasan Jembatan Barito

0 101

USAI mengikuti sosialisasi Sapta Pesona dan protokol kesehatan kawasan destinasi wisata di kawasan Jembatan Barito, Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Stasiun Riset Bekantan-Pulau Curiak.

DIDAMPINGI Amalia Rezeki selaku Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), rombongan anggota DPRD Kalsel Hj Rizki Niraz Anggraini dari Komisi II  membidangi pariwisata dan Zulfa Asma Vikra, yang juga Wakil Ketua Pansus Raperda pengelolaan hutan beserta staf menuju Pulau Curiak dengan menggunakan speedboat.

“Saya sangat tertarik mengunjungi kawasan Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak yang dikelola SBI.  ternyata memiliki potensi sangat tinggi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata minat khusus,” ucap Hj Rizki Niraz Anggraini di lokasi, Jumat (25/9/2020).

Sebab, menurut dia, kawasan yang dilingkupi hutan mangrove rambai serta dihuni berbagai macam satwa liar, seperti bekantan yang merupakan ikon Provinsi Kalimantan ini telah mendunia dan banyak dikunjungi wisatawan asing. 

BACA : Pesona Wisata Jembatan Barito Tak Memudar, Sayang Dibiarkan Seadanya

Rizki pun lantas mengapresiasi upaya gigih dan hebat SBI yang mampu mengangkat sebuah kawasan mangrove rambai menjadi kawasan wisata minat khusus dunia.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel yang juga lulusan Monash University Melbourne ini berjanji akan mendukung pengembangan wisata kawasan pulau Curiak sebagai wisata minat khusus, terutama wisata bekantan dan hutan mangrove pohon rambai yang memiliki potensi sangat baik.  

Terlebih,  wisata Pulau Curiak ini berbasiskan lingkungan dengan melibatkan peran aktif masyarakat melalui Kelompok Nelayan Peduli Lingkungan (KNPL) Muara Kanoko.

Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Amalia Rezeki, mengaku sangat berterima kasih atas kunjungan anggota DPRD Kalsel tersebut. Sebab, ini baru pertama kali dikunjungi oleh wakil rakyat tingkat provinsi khusus membidangi pariwisata.

BACA JUGA : Pulau Bakut, Delta Membelah Sungai Barito, Pulaunya Monyet Belanda

“Kami sangat senang dikunjungi anggota DPRD Kalsel ini. Berharap kunjungan ini membuka jalan bagi pengembangan kawasan wisata minat khusus di daerah. Karena wisata minat khusus, merupakan pariwisata yang ramah lingkungan dan banyak diminati wisatawan mancanegara,” tutur Amalia Rezeki.

Wakil Ketua Pansus Raperda Pengelolaan Hutan DPRD Kalsel, Zulfa Asma Vikra mengapresiasi kerja keras pihak SBI dalam mengembangkan kawasan mangrove rambai menjadi destinasi wisata dunia selama ini. Kendati hanya bermodal fasilitas minim dan sederhana, namun terbukti berhasil.

“Saya salut kerja keras SBI, yang setiap tahunnya dapat mendatangkan wisatawan mancanegara, walau dengan fasilitas yang sangat sederhana. Tapi mereka bisa mengemas dengan apik, sehingga bisa menarik wisatawan minat khusus mancanegara datang ke Kalsel,” kata Zulva yang juga Ketua Kaukus Lingkungan Hidup dan Kehutanan DPRD Kalsel.

Dengan begitu, kata legislator Demokrat ini, langkah itu secara tidak langsung dapat meningkat pendapatan masyarakat setempat, bahkan turut menyumbangkan devisa bagi daerah dan negara.

BACA JUGA : Demi Jaga Habibat Bekantan, SBI-Ambapers Tanam Pohon Rambai di Pulau Curiak

Adapun stasiun Riset Bekantan adalah sebuah kawasan wisata minat khusus yang dikelola SBI dengan melibatkan kelompok nelayan setempat dengan lokasi di Anjir Muara – Kabupaten Barito Kuala. 

Awalnya, kawasan tersebut hanya dijadikan tempat penelitian mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat. Namun kemudian berkat upaya SBI yang dikomandani Amalia Rezeki yang juga dosen biologi ULM sering mengenalkan Stasiun Riset tersebut di seminar-seminar dan kuliah umun di berbagai perguruan tinggi baik di dalam negeri, maupun luar negeri. 

Aktualisasinya melalui program Internship dan summer course sehinga kini banyak dikunjungi oleh mahasiswa dan peneliti asing dan kini berkembang menjadi destinasi wisata ‘Minat Khusus Dunia’. (jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.