Tiga Pohon Kebebasan untuk Indonesia, Belanda dan PBB

0 79

HAMPARAN rumput hijau dan lebatnya pepohonan di area Raadhuis de Paauw, Wassenaar, Belanda diramaikan dengan alunan suara angklung yang dibawakan pelajar Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) dan Herenwegschool (HWS).

HARMONI lagu We are the world yang dimainkan mengawali prosesi penanaman tiga pohon kebebasan dalam rangka peringatan 75 tahun kebebasan Indonesia, Belanda dan hari jadi PBB.

Peringatan yang dilaksanakan pada Rabu (23/9/2020) merupakan hasil kolaborasi KBRI Den Haag, Indonesia Nederland Society, Pemerintah Kota Wassenaar, The Borneo Initiative (TBI) dan Joty ter Kulve, putri dari pemilik rumah lokasi ditandatanganinya Perjanjian Linggarjati pada 15 November 1946. 

BACA : Memukau, Kuda Lumping Menari di Cultuurspoor Best, Belanda

Mantan Menteri Pertahanan Dr. Willem van Eekelen dan Mantan Menteri Luar Negeri Belanda, Dr. Bernard Bot terlihat hadir pula dalam peringatan tersebut.

“Penanaman pohon ini bagi Indonesia memiliki arti yang mendalam. Sebagai negara yang bangkit dari abu Perang Dunia Kedua, Indonesia dalam 75 tahun telah tumbuh menjadi negara dengan ekonomi yang dinamis dan berkontribusi aktif untuk dunia”, ucap KUAI KBRI Den Haag, Fikry Cassidy dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Fikry Cassidy juga menyampaikan pentingnya kerja sama dalam membangun dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Senada itu, Walikota Wassenaar, Leendert de Lange, menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti disini, tapi dapat ditularkan ke tempat-tempat lain.

Mantan Menhan Belanda yang juga menjabat sebagai Ketua Indonesia Nederland Society (INS), Dr. Willem van Eekelen, menyampaikan bahwa INS melambangkan persamaan derajat dan saling menghormati yang menjadi norma dasar organisasi tersebut.

“Pada hari ini, terlihat bahwaperwakilan kedua negara bersama-sama menanam pohon sebagai simbol persahabatan. Kita perlu menekankan dialog dan kerjasama untuk menjadi contoh yang baik bagi generasi selanjutnya,” tuturnya.

BACA JUGA : 45 Pesepeda Indonesia Mengayuh 17,8 Km Memperingati Kemerdekaan RI di Belanda

Sebelumnya, rangkaian acara ini telah dimulai sejak pagi hari saat The Borneo Initiative berkunjung ke SIDH dan memberikan pendidikan tentang konservasi lingkungan kepada siswa-siswa SIDH. Para siswa mendapatkan sertifikat yang merepresentasikan penanaman 1 pohon di Kalimantan untuk setiap sertifikat yang dibagikan.

TBI akan melakukan penanaman 500 pohon di Kalimantan sebagai lanjutan dari peringatan 75 tahun kebebasan ini. (jejakrekam)

Penulis Rilis
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.