Apel Penegakkan Disiplin Covid-19, Danrem Sebut Kalsel Dapat Perhatian Pemerintah Pusat

0 113

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menggelar apel bersama Tim Mobile TNI-Polri dan Pemprov Kalsel dalam rangka pengakan protokol kesehatan Covid-19 di Halaman Makorem 101/Antasari, pada Rabu (23/9/2020) pagi.

APEL itu digelar khususnya untuk memberikan arahan kepada personel TNI-Polri agar dalam operasi penegakkan disiplin atau operasi yustisi. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta hadir sebagai Insektur Upacara.

“Hari ini kita melaksanakan apel dalam rangka melakukan operasi penegakkan disiplin, dan ini kita diperintahkan oleh Mabes Polri dan Mabes TNI serta pemerintah pusat untuk penegakan disiplin dengan sasarannya adalah orang yang tidak disiplin, kemudian orang yang dikarantina tidak disiplin serta ditempat terminal dan tempat penyeberangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nico mengingatkan kondisi Covid-19 sendiri belum terlihat melandai. Mengacu data saja Kalsel memiliki kasus positif sebanyak 9.903 orang dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 406 jiwa.

“Sementara di Indonesia sendiri ada 252. 923 orang yang terkonfirmasi positif dan meninggal dunia sebanyak 9.837 jiwa,” ujarnya.

BACA JUGA: Diawasi Luhut, Polda Kalsel Gelar Operasi Yustisi Covid-19 Selama 14 Hari

Danrem 101/Antasari, Brigjen Firmansyah, menaruh harapan dengan adanya Tim Mobile TNI Polri dan Pemda ini dapat menekan penyebaran covid-19 serta meningkatkan angka kesembuhan serta menekan angka kematian.

“Kalsel mendapat perhatian khusus oleh pemerintah pusat, sehingga kami TNI -Polri maupun Pemda melaksanakan kegiatan hal tersebut salah satunya tim mobile,” ujarnya.

“Kita akan turun langsung ke lapangan, kita cek secara langsung, apakah yang berkeliaran itu tidak patuh dengan protokol kesehatan, ini agar kita bisa memutus mata rantai covid-19, kita semua bergerak,” tambah Firmansyah.

BACA JUGA: Terjaring Ratusan Pelanggar Perwali, Hasil Denda Razia Masker Sudah Jutaan Rupiah

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel yang juga mewakili Gubernur Kalsel,M.Muslim, sepakat adanya tim mobile ini menjadi upaya bersama dalam memutus mata rantai penularan covid 19.

Diakui Muslim, saat ini di Kalsel, angka kesembuhan memang sudah bagus, namun angka kematian harus pula ditekan.

“Dari berbagai sisi sudah kita upayakan, hari ini bagaimana kita mencegah penularan terhadap kasus baru, semoga dengan adanya Tim Mobile TNI-Polri dan Pemda ini bisa benar benar menegakkan protokol Kesehatan Covid-19, sehingga di Kasel segera melandai,” pungkas Muslim. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.