Husairi Abdi

Viral! Disanksi Akibat Tak Pakai Masker, Pria Ini Protes di Medsos

0

SEORANG pria mendadak viral di media sosial belum lama ini. Dalam video 1 menit 18 detik, tampak pria tersebut tak diterima diberi sanksi oleh petugas lantaran tidak mengenakan masker di dalam mobil.

PRIA yang belum diketahui namanya tersebut mengungkapkan bahwa dirinya dikenakan sanksi denda sebesar Rp 100 ribu, dengan nada tampak kesal sambil menunjukkan bukti surat denda.

“Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh. Saya hari ini dapat denda Rp 100 ribu katanya tidak pakai masker,” ucapnya.

Ia pun berdalih bahwa tanpa masker tersebut hanya saat dirinya sedang di dalam mobil. Namun ketika ia berada di luar mobil, masker itu langsung dipasangnya.

Warga tersebut lantas membandingkan dirinya yang berada dalam mobil sendirian tanpa masker, dengan orang yang merokok di tengah umum.

BACA : Terjaring Ratusan Pelanggar Perwali, Hasil Denda Razia Masker Sudah Jutaan Rupiah

Menurutnya, akan lebih berbahaya jika seseorang berada di tempat umum tanpa masker meski sudah jaga jarak. Dibandingkan dirinya yang berada sendirian dalam mobil, dengan kaca tertutup.

“Yang anehnya peraturan ini kata petugas, apabila orang merokok di tempat umum. Itu boleh saja asal jaga jarak,” tuturnya.

“Sedangkan saya sendiri di dalam mobil, tidak ada orang lain, kaca tertutup, ber AC, itu membahayakan orang lain katanya,” kesal pria itu lagi.

Video protes ini pun ia inginkan agar langsung sampai kepada orang nomor satu di kota berjuluk Seribu Sungai, yakni Walikota Ibnu Sina.Ia mempertanyakan, apakah Peraturan Walikota (Perwali) Banjarmasin Nomor 68 Tahun 2020 ini sudah benar atau harus perlu dikoreksi lagi.

“Jadi mohon ini sampaikan kepada Ibnu Sina, Walikota, betul kah peraturan ini atau perlu dikoreksi lagi,” pungkasnya.

BACA JUGA : Kata Warga soal Penerapan Sanksi Razia Masker di Banjarmasin: Saya Kira Hoaks

Video yang diunggah akun @wargabanua pada Selasa (15/9/2020) beberapa jam lalu tadi langsung mendapat berbagai respon dari warganet. Bahkan unggahan dengan keterangan ‘Kiriman Warganet’ itu dapat ribuan komentar.

Sementara itu, saat dikonfirmasi ke Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Banjarmasin Fathurrahim melalui sambungan telepon. Ia mengaku sedang ada kebakaran rapat.

Fathurrahim pun meminta untuk menghubungi Kepala Bidang (Kabid) Penertiban Umum (Tibum) Satpol PP Banjarmasin Dani Matera.

Kemudian jejakrekam.com berhasil menghubungi yang bersangkutan. Dani Matera mengaku telah mengetahui video yang beredar luas di media sosial tersebut.

Dani juga mengaku belum mendapat laporan dari petugas di lapangan soal hal itu. Sehingga, dirinya masih belum mengetahui di mana titik pria tersebut terjaring razia.

BACA JUGA : Klaim Tak Tebang Pilih, Razia Masker di Banjarmasin juga Menyasar Pengendara Mobil

Terlepas dari hal itu, ia menerangkan bahwa pihaknya sudah bekerja sesuai aturan.  Aturan di dalam Perwali sudah jelas. Di luar rumah atau fasilitas umum, wajib mengenakan masker.

Di sisi lain, menurut Dani, dirinya tidak mempermasalahkan ketika di dalam mobil sendirian tidak mengenakan masker. Namun yang menjadi catatan, menurutnya ketika digelarnya razia, apakah yang bersangkutan saat itu memakai masker atau tidak.

“Termasuk ketika saat berinteraksi dengan petugas. Misalnya ketika membuka kaca mobilnya sedang memakai masker atau tidak.

Sepertinya video itu sudah beberapa hari yang lalu. Cuma baru beredar saja,” ucapnya.

Dani juga menambahkan, denda merupakan pilihan. Di lapangan, para petugas tidak serta merta menjatuhkan sanksi berupa denda.

“Pelanggar disuruh memilih. Apakah mau sanksi berupa kerja sosial atau denda maksimal Rp100 ribu,” tuntasnya.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.