Tilik Kekayaan Petarung Pilgub Kalsel : Sahbirin-Muhidin Vs Denny-Difriadi, Siapa Paling Tajir?

0 1.216

MENUJU even pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2020 yang tinggal tiga bulan lagi, menarik untuk meniliki laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) para bakal calon kepala daerah.

SEBAB, dalam melihat rekam jejak calon kepala daerah yang akan kita pilih salah satunya bisa dinilai dari keterbukaannya dalam menyampaikan LHKPN. Dalam hal ini, termasuk untuk melihat komitmen kebersihan dan keterbukaan pemerintahan yang nanti akan mereka pimpin.

Selain itu, setiap bakal calon pun harus melampirkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui website yang ditunjuk.

Hal itu menjadi penting lantaran sebagai salah satu syarat untuk mendaftar ke KPU.  Bagi mereka bertarung di ajang pesta demokrasi lima tahunan, harus terbuka ke publik soal harta kekayaanna.

Hingga saat ini telah ada dua nama bakal pasangan calon yang akan berlaga di Pilgub Kalsel 2020. Yakni sang petahana Sahbirin Noor alias Paman Birin bersama Muhidin dan sang penantang, Denny Indrayana-Difriadi Darjat.

BACA : Dari Harta Kekayaan, Haris Tertajir Disusul Ibnu Sina Dan Khairul Saleh, Ananda Di Posisi Buncit

Jejakrekam.com melakukan penelusuran di e-LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) pada situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 10 September 2020.

Dari data LHKPN, justru pendamping petahana yakni Muhidin tercatat punya harta kekayaan paling tajir. Bahkan, angka kekayaan mantan Walikota Banjarmasin ini bisa dikatakan sangat fantastis. Yakni, lebih dari Rp 219 miliar atau Rp 219.299.929.974.

Muhidin yang juga pengusaha tambang batubara ini mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan pendamping Paman Birin ini melaporkan harta kekayaan terakhirnya pada 30 September 2015.

Rincian angka tersebut meliputi; tanah dan bangunan senilai Rp 184.527.995.000. Alat transportasi dan mesin Rp 3.025.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 4.450.000.000. Surat berharga Rp 1.925.000.000. Giro dan setara kas lainnya Rp 35.378.859.874. Kemudian, ada piutang senilai Rp 15.391.780.600. Lalu, ada utang Rp 25.398.705.500.

BACA JUGA : Taati Perintah Megawati Soekarnoputri, PDIP Kalsel Siap Menangkan Sahbirin-Muhidin

Sementara sang petahana Sahbirin tercatat punya harta kekayaan senilai Rp 22.901.557.253 atau Rp 22 miliar lebih. Dia melaporkan harta kekayaan terakhirnya pada 13 Februari 2020.

Rinciannya meliputi; tanah dan bangunan Rp 14.749.700.000. Alat transportasi dan mesin Rp 797.000.000. Harta bergerak lainnya Rp 2.324.514.900. Serta kas dan setara kas senilai Rp 5.030.342.353. Dan harta lainnya Rp 22.901.557.253.

Dari kubu penantang, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden SBY, Denny Indrayana tercatat miliki harta kekayaan sebanyak Rp 10.413.334.169. Denny juga melaporkan harta kekayaan terakhirnya pada 26 Agustus 2020.

BACA JUGA : Naik Becak saat Daftar ke KPU, Denny-Difri Ingin Cetus Visi ‘APBD Pro-Dhuafa’

Dirincikan kekayaan Denny berupa tanah dan bangunan Rp 12.444.921.502. Alat transportasi dan mesin Rp 441.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 505.500.000. Surat berharga Rp 693.964.262. Serta kas dan setara kas senilai Rp 1.198.228.615. Dan harta lainnya Rp 1.000.000.000.  Denny juga melaporkan ada utang segede Rp 5.870.780.210.

Sedangkan pendampingnya Difriadi Darjat yang merupakan mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu, dari hasil penelusuran, belum dapat ditemukan.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.