Ngotot Bentuk Pansus, Prof Hadin Muhjad : Dewan Harus Punya Data Akurat

0 387

DPRD Kota Banjarmasin masih ngotot untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang penangan Covid-19, meski di internal DPRD Kota Banjarmasin belum satu suara tentang dibentuknya atau tidak Pansus tersebut.

GURU besar Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Prof Hadin Muhjad mengingatkan kubu yang ingin membentuk Pansus untuk memiliki data yang akurat, sehingga punya amunisi yang cukup membahas setiap laporan dari Pemkot Banjarmasin.

“Data yang kuat dan berbasis pada hasil temuan lapangan secara langsung adalah sebuah keharusan jika ingin Pansus serius untuk menjalankan fungsi pengawasan,” ucap Hadin, Minggu (26/7/2020).

Dia menyebut tanpa basis data yang akurat, argumentasi dari Pemkot Banjarmasin sulit dibantah Parlemen Kota.

“Jangan sampai dewan justru tidak punya amunisi yang cukup untuk membahas setiap laporan eksekutif,” tegas Hadin.

BACA JUGA : Anggaran Terus Bengkak, Pansus Covid-19 Patut Segera Dibentuk DPRD Banjarmasin

Sementara itu ketua Fraksi Golkar DPRD kota Banjarmasin Sukhrowardi mengaku dirinya sudah melakukan banyak diskusi di lapangan dengan mendapatkan data yang cukup dalam memotret penanganan covid 19 yang selama ini dilakukan pemerintah kota Banjarmasin.

Sukhrowardi mengakui di internal Dewan masih ada silang pendapat untuk memutuskan dibentuk atau tidaknya Pansus Covid-19.

“Masih ada kelompok yang tidak mau ada pansus dengan alasan akan mengganggu kerja eksekutif selama ini dalam mengatasi pandemi covid 19 dan dikhawatirkan akan menjadi ketidakpercayaan publik pada pemerintah,” imbuhnya.

Dia berharap bantuan dari eksternal DPRD Kota Banjarmasin untuk mendorong Pansus Covid-19 segera dibentuk.

“Sehingga terbangun narasi yang baik dengan diksi yang tepat bahwa Pansus adalah kebutuhan jika ingin pandemi ini diatasi dengan cara-cara yang tepat dan dan terkontrol dengan baik,” tutup Sukhrowardi. (Jejakrekam)

Penulis Tim
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.