ACT

Didemo Fraksi Rakyat Indonesia, DPRD Kalsel Klaim Juga Ikut Tolak Omnibus Law

0 182

RATUSAN mahasiswa lintas organisasi yang mengatasnamakan kelompok Fraksi Rakyat Indonesia ramai-ramai berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalsel, pada Senin (13/7/2020).

MEREKA meminta dewan sebagai corong aspirasi rakyat juga ikut menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang selama ini getol ditolak masyarakat.

Anggota Fraksi Rakyat Indonesia, Iqbal Hambali, berkata aktivis-mahasiswa ingin dewan di provinsi, maupun di kabupaten/kota untuk menolak RUU ini. Dari hal itu, mereka juga meminta komitmen dewan provinsi agar segera membuat dialog virtual bersama antara DPR RI dan Pemprov Kalsel.

BACA JUGA: Buruh Kalsel Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

“Kami sudah menyusun rencana akan melakukan aksi susulan pada tanggal 16 mendatang,” tegas Iqbal Hambali.

Saat unjuk rasa, para pendemo dikawal ketat aparat polisi. Di sana mereka, bertemu dengan Ketua DPRD Kalsel Supian HK didmpingi Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin serta anggota Komisi II DPRD Kalsel, Karlie Hanafi Kalianda dan sempat berdiolog.

BACA JUGA : RUU Omnibus Law Menabrak Tiga Prinsip Ketenagakerjaan

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyebutkan dewan sudah melaksanakan tuntutan yang direncanakan oleh peserta aksi demo. Namun karena ini ranahnya pemerintah pusat, maka di sana yang akan menentukan.

Kendati begitu, kata Supian, DPRD Kalsel tetap bersikap seperti yang sebelumnya. Pihaknya menyetujui apa yang sudah menjadi tuntukan mahasiswa dan akan memfasilitasi.

“Kami tetap mendukung dan mem: fasilitasi aspirasi mahasiswa maupun rakyat Kalsel,” kata Supian.(jejakrekam):

Penulis Ipik Gandamana
Editor Donny Muslim

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.