ACT

Terus Bertambah, Angka Positif Covid-19 di Kalsel Kini Capai 4.146 Kasus

0 83

DATA kasus penularan virus Corona yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan mencatat terjadi penambahan pasien positif  pada  Minggu  (12 /7/2020), yakni sebanyak 79 orang.   

JUBIR Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim, merinci 78 pasien terkonfirmasi positif itu berasal dari 9 daerah. Yakni Kabupaten Tanah Laut 10 pasien,  Kabupaten Banjar 4  pasien,  Kabupaten Barito Kuala 1 pasien, Kabupaten Tapin 1 pasien, Kabupaten HSS 18 pasien. 

Berikutnya, ada Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 6 pasien, Kabupaten Balangan 4 pasien , Kota Banjarmasin 33 pasien serta Kota Banjarbaru 1 pasien.

Tak cuma penambahan pasien yang terkonfirmasi positif, hari ini juga tercatat ada pasien yang sembuh sebanyak 112  orang, yakni berasal dari RSUD Ulin Banjarmasin 2 pasien, Rumah Sakit Bhayangkara 4 pasien, Rumah Sakit Moch.Ansyari Saleh 5 orang,  karantina khusus di Bapelkes Banjarbaru 22 orang, karantina khusus di Ambulung Banjarbaru  49 orang.

BACA JUGA: Data Kasus Covid-19 Versi GTPP Kalsel dan Banjarmasin Sering Berbeda, Ada Apa?

Selain itu, ada pula karantina  di Tanah Laut 7 orang, karantina di Kabupaten Banjar 6 orang, karantina di Kabupaten Batola 2 orang, karantina di HST 1 orang serta karantina di Balangan 14 orang.   

Mengacu perkembangan kasus hari ini, Muslim mengungkap secara akumulatif pasien terkonfirmasi positif di Kalsel hingga kini mencapai  4.146  pasien.

Sedangkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 pada hari ini, ada penurunan  sebanyak  4  kasus. Terjadi dinamika PDP yang terkonfirmasi positif dan ada pasien yang baru, sebelumnya sebanyak 402  dan kini berjumlah 398  pasien.     

Sementara itu, menurut Muslim, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terkini juga  ada penurunan sebanyak 3 orang. Sebelumnya, sebanyak 736  orang dan kini hanya 733  ODP. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.