ACT

Maju Berlaga di Pilwali Banjarmasin, Walikota Ibnu Sina Kantongi Surat Dukungan Demokrat

0 1.424

LANGKAH bagi sang incumbent, Walikota Ibnu Sina untuk maju berlaga dalam mempertahankan kursi Walikota Banjarmasin, sedikit mulus. Ini menyusul, lima kursi milik Partai Demokrat kini telah berada di tangannya.

INFORMASINYA, Ibnu Sina pun bakal diusung dua parpol, PKS dan Partai Demokrat yang sama-sama memiliki lima kursi di DPRD Kota Banjarmasin hasil Pemilu 2019.

Praktis, kongsi PKS dan Demokrat telah memenuhi ambang batas parlemen 20 persen parliamentary threshold, karena hanya butuh 9 kursi untuk bisa mengusung sang kandidat.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur pun telah menerima surat dukungan resmi yang diserahkan langsung Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (SBY) di Jakarta pada Selasa (30/6/2020) lalu.

BACA : Saidi Mansyur Vs H Rusli, ‘Petarung’ Yang Sama-Sama Kantongi Koalisi Gemuk Di Pilbup Banjar

Fakta ini diungkap Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel Rusian kepada jejakrekam.com, Kamis (9/7/2020).

“Memang benar, ada dua figur yang merupakan calon petahana yakni Walikota Ibnu Sina dan Wabup Banjar Saidi Mansyur sebagai calon kepala daerah di Pilkada Banjar 2020 telah mendapat surat dukungan resmi dari DPP Partai Demokrat,” ucap Rusian.

Mantan Ketua DPRD Banjarmasin ini mengakui belum tahu persis surat yang diberikan DPP Partai Demokrat, apakah berisi surat dukungan atau surat tugas untuk menggalang koalisi.

“Yang pasti, keduanya pernah diundang oleh DPP Partai Demokrat untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Nah, kalau misalkan, hanya surat tugas khusus, maka kewajiban keduanya untuk menggalang koalisi,” papar Rusian.

BACA JUGA : Walikota Ibnu Sina Didukung Demokrat? PKS Bantah Klaim Sepihak Usung Haris-Yuni

Menurut dia, berdasar hasil Pemilu 2019, Demokrat hanya memiliki 5 kursi di DPRD Banjarmasin, sehingga kewajiban bagi Ibnu Sina untuk memenuhi target tambahan kursi guna memenuhi parliamentary threshold.

“Sedangkan, di DPRD Kabupaten Banjar, kami hanya dapat empat kursi, tentunya ini harus mencari koalisi,” ucap Rusian.

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani pernah berujar kepada jejakrekam.com bahwa koleganya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina memang sudah mendapat dukungan dari Partai Demokrat, bersama dirinya dan Wabup Banjar Saidi Mansyur.

“Saya juga diundang ke Jakarta untuk mengambil SK DPP Partai Demokrat. Namun, karena fokus untuk penanganan Covid-19 di Banjarbaru, saya batal berangkat. Tapi, DPP Partai Demokrat sudah memastikan dukungan kepada saudara Ibnu Sina,” cerita Nadjmi.

Sebelumnya, beredar foto bersama Saidi Mansyur bersama Ibnu Sina di akun Instagramnya. Meski tanpa keterangan jelas, namun foto itu diinformasi berada di Jakarta, usai menerima surat dukungan dari DPP Partai Demokrat.

BACA JUGA : Diisukan Berduet dengan Walikota Ibnu Sina, Arifin Noor : Tunggu September Nanti

Terpisah, Ketua DPD PKS Kota Banjarmasin Hendra mengakui secara garis komando, partainya tetap memprioritaskan kader untuk maju berlaga di pilkada serentak 2020. Sebagai petahana, Ibnu Sina lebih dilirik DPD PKS Banjarmasin bersama DPW PKS Kalsel.

“Bahkan, DPW PKS Kalsel pun sudah bisa dipastikan satu suara untuk mendukung saudara Ibnu Sina. Makanya, kami serahkan kepada yang bersangkutan untuk menjalin koalisi dengan parpol lain. Karena, PKS hanya punya lima kursi di DPRD Banjarmasin hasil Pemilu 2019, jadi butuh tambahan minimal empat kursi lagi agar bisa membentuk koalisi parpol pengusung,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.