ACT

Ajak Berkongsi di Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Dikabarkan Mulai Dekati Zairullah Azhar

0 1.245

NAMA Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan Zairullah Azhar (ZA) kini mengemuka, usai dikabarkan tengah didekati bakal calon Gubernur Kalsel, Denny Indrayana untuk menjalin kongsi politik.

PERTEMUAN mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Zairullah Azhar yang kini anggota Komisi VI DPR RI ini dikabarkan cukup intensif.

Informasi yang didapat jejakrekam.com, menyebutkan Denny Indrayana diinformasikan menawarkan posisi sebagai calon Wakil Gubernur Kalsel. Namun, Zairullah Azhar justru sebaliknya dikabarkan mengajak Denny di posisi orang nomor dua, sedangkan sang dokter ini di posisi calon gubernur di Pilgub Kalsel 2020 mendatang.

Sekretaris DPW PKB Kalsel Hormansyah pun tak menepis jika nama Denny Indrayana termasuk dalam rekomendasi wilayah ke DPP PKB di Jakarta untuk pelamar calon Gubernur Kalsel.

BACA : Berduet di Pilgub Kalsel, Muhidin Akui Sudah Deal dengan Paman Birin

Selain Denny Indrayana, nama sang petahana Gubernur Sahbirin Noor dan mantan anggota DPR RI dari Golkar, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah turut direkomendasikan.

Sedangkan, di posisi bakal calon Wakil Gubernur Kalsel terdapat dua nama pelamar, yakni mantan anggota DPD RI HM Sofwat Hadi dan Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) dua periode, H Abdul Wahid HK.

“Iya, nama Denny Indrayana bersama dua nama lainnya yakni Paman Birin (Gubernur Sahbirin Noor) dan Gusti Iskandar Sukma Alamsyah telah kami serahkan sebagai pelamar bakal calon Gubernur Kalsel. Sedangkan, posisi bakal calon wakil gubernur, ada dua nama yakni HM Sofwat Hadi dan Bupati HSU Abdul Wahid,” kata Hormansyah saat dikontak jejakrekam.com, Rabu (1/7/2020).

BACA JUGA : Kenal Dekat Cak Imin, Denny Optimistis Diusung PKB

Anggota DPRD Kalsel ini mengatakan wajar jika ada pertemuan atau komunikasi politik antar kandidat kepada Ketua DPW PKB Kalsel Zairullah Azhar, termasuk Denny Indrayana.

Hanya saja, Hormansyah menegaskan untuk keputusan pasti siapa yang akan diusung PKB, hingga kini belum ada.

“Kami belum menerima keputusan akhir dari DPP PKB soal siapa yang akan diusung di pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel. Karena belum ada surat resmi, jadi kami belum bisa menyatakan mendukung siapa,” tegas mantan anggota DPRD HSU ini.

Nama Zairullah Azhar makin mengemuka, karena pengalaman politiknya pernah dua kali mencalon di Pilgub Kalsel. Pada Pilkada Kalsel 2015 lalu, Zairullah Azhar berpasangan dengan mantan Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) HM Safi’i didukung tiga parpol, PKB, Partai Nasdem dan Partai Demokrat meraup 334.712 suara (18.6 persen).

BACA JUGA : Target Menangi Pilkada, PKB Ingin Usung Calon Terbaik di Suksesi 2020

Duet ZA-Safi’i ini kalah bersaing dengan sang pemenang, Sahbirin Noor-Rudy Resnawan (739.588 suara atau 41,09 persen) dan calon independen, Muhidin-Gusti Farid Hasan Aman (725.585 suara atau 40,31 persen), dari total suara sah mencapai 1.799.885 suara.

Langkah Zairullah pun pernah dirintisnya pada Pilgub Kalsel 2010 silam. Ia pun memilih duetnya, anggota DPR RI dari PKS, Habib Aboebakar Alhabsyi. Sayangnya, Zairullah juga harus mengakui kekalahan saat berhadapan dengan incumbent, Rudy Ariffin-Rudy Resnawan (Dua Rudy) yang mendulang 777.554 suara (46,81 persen) sebagai jawara Pilkada Kalsel 2010 silam.

BACA JUGA : Jika PDIP Berani Usung Kader, Dinamika Pilgub Kalsel Jauh Lebih Menarik

Suara Zairullah-Habib Aboebakar hanya bertengger di posisi kedua dengan 22,65 persen atau 477.274 suara. Di posisi ketiga ditempati duet HM Rosehan NB-Saiful Rasyid (Rossa) dengan 235.934 suara atau 14,20 persen. Sisanya, suara 12,99 persen atau 215.719 didapat pasangan Sjachrani Mataja-Gusti Farid Hasan Aman (Safa) dan calon independen, Khairil Wahyuni-Alwi Sahlan (Khawal) dengan 55.742 suara (3,36 persen).

Dalam Pemilu 2019 lalu, Zairullah menyabet satu kursi untuk PKB di dapil Kalimantan Selatan II (Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Kotabaru dan Tanah Bumbu) mengumpulkan 72.493 suara, bahkan mengalahkan raihan suara parpol (PKB) hanya 23.730 pemilih.

BACA JUGA : Respon Isu Berduet dengan Muhidin, Paman Birin : Terserah yang Memiliki Kuasa

Basis massa pendukung Zairullah Azhar yang mantan bupati di Tanah Bumbu sangat tinggi mencapai 35.377 suara. Disusul, suara Banjarmasin dengan 14.135 pemilih dan 11.377 suara di Kotabaru. Sedangkan, di Tanah Laut, ZA mengoleksi 6.611 suara dan minim di Banjarbaru, hanya 4.993 suara.

Menariknya, dalam Pilkada Kalsel 2020 serentak, Zairullah Azhar justru lebih mengincar kursi Bupati Kotabaru. Meski raihan 5 kursi PKB di DPRD Kalsel hasil Pemilu 2019, turut menjadi incaran sejumlah figur untuk modal berlaga di Pilgub Kalsel 2020 mendatang.(jejakrekam)

Penulis Didi GS/Ipik Gandamana
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.