Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indrasari Martapura Diringkus Polisi di Samarinda

0

BERHASIL diringkus di Samarinda, Kalimantan Timur, Rendy terduga pelaku utama perampokan dan pembunuhan sadis terhadap korbannya, Hasanuddin (20 tahun), warga Jalan Masjid Gang Jambu RT 1, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, mengakui perbuatannya.

RENDY yang juga diketahui memiliki catatan hitam dalam kasus kriminal pembakaran toko di lantai 2 Pasar Batuah Martapura pada Ramadhan/Juni 2019 lalu, merupakan resividis yang baru keluar penjara atas program asimilisasi.

Dalam video yang beredar berdurasi 02.03, Rendy saat diwawancara mengaku awalnya disuruh untuk mengambil sepeda motor. Ia pun menyebut satu nama yang menyuruh dirinya untuk mengambil motor di rumah korban, Minggu (7/6/2020) lalu.

Ia mencerita kronologis dan motif pembunuhan yang dilakukannya. Menurut Rendy, dirinya sendirian merampok dan membunuh korban karena terbangun saat hendak mencuri sepeda motor milik korban.

BACA: Korban Dibunuh, Polres Banjar Buru Pelaku Perampokan Warga Ratu Intan Martapura

Mendengar ada tamu tak diundang masuk ke rumah, korban pun terbangun dari tidurnya. Korban sempat menegur pelaku dan curiga, Rendy sang pelaku pun gelap mata. Meski sebelumnya, pelaku berdalih disuruh mengambil motor oleh kakak korban. Terjadi perkelahian, pelaku pun mengambil pisau dan langsung menggorok leher korban.

Berhasil menggasak barang milik korban. Rendy pun kabur dari tempat kejadian. Ia kemudian menjual motor curian seharga Rp 1,3 juta kepada seorang penadah di Martapura. Uang hasil penjualan itu dipakai Rendy untuk melarikan diri.

Sempat menginap di Barabai, Hulu Sungai Selatan, hingga melanjutkan perjalanan ke Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara hingga bersembunyi di Samarinda.

“Uang dari penjualan motor itu saya pakai untuk ongkos pergi ke Penajam dan Samarinda. Motor itu saya jual ke seorang penadah di sebuah warung di Martapura,” kata Rendy.

BACA JUGA : Cabuli Anak di Bawah Umur, Remaja Desa Mampari Diringkus Polres Balangan

Sayangnya, awak media coba mengkonfirmasi penangkapan terduga pelaku perampokan dan pembunuhan sadis di Martapura, Kepala Satuan Reskrim Polres Banjar AKP M Rizky Fernandez belum bersedia berkomentar.

Sekadar mengingatkan, pada Minggu (7/6/2020) sekitar pukul 10.00 Wita, penemuan mayat korban yang bersimbah darah dengan kondisi leher tergorok di Jalan Masjid Gang JambuR T 1 Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, menghebohkan warga.

Korban diketahui bernama Hasanuddin. Korban juga kehilangan benda harganya berupa sebuah sepeda motor Suzuki Satria F DA 4695 0C Warna Hitam Kuning dan satu buah HP Samsung J2 Pro.

Ayah korban yang baru pulang dari kerja menemukan anaknya telah menjadi mayat melaporkan kejadian ini ke Polres Banjar. Hingga, dilakukan olah tempat kejadian perkara, hingga polisi mengetahui identitas pelaku yang diduga kabur usai kejadian.(jejakrekam)

Pencarian populer:Foto pembacokan wanita di desa indrasari mtp,GOR Indrasari kota martapura kalsel,pembunuhan di banjarbaru
Penulis Syahminan
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.