ACT

Surat Tugas Demokrat Jadi Pertimbangan Gerindra Lirik Denny Indrayana

0 227

MENGANTONGI surat tugas khusus dari DPP Partai Demokrat yang diteken Sekretaris Jenderal (Sekjen) Teuku Riefky Harsya atas nama Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuat posisi tawar Denny Indrayana makin moncer.

DUKUNGAN parpol besutan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono walau hanya bermodal tiga kursi di DPRD Kalimantan Selatan hasil Pemilu 2019, jadi pertimbangan Partai Gerindra.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalimantan Selatan Ilham Noor mengakui surat tugas yang diberikan DPP Partai Demokrat turut jadi pertimbangan bagi partainya untuk mengusung Denny Indrayana sebagai salah satu kandidat kepala daerah.

“Surat tugas khusus yang diberikan DPP Partai Demokrat ini telah kami masukan dalam lampiran untuk pertimbangan DPP Partai Gerindra di Jakarta untuk mengusung saudara Denny Indrayana,” ucap Ilham Noor kepada jejakrekam.com, Rabu (4/6/2020).

BACA : Gerindra Sodorkan Difriadi Pendamping Denny, PKS Tunggu Hasil Survei

Menurut dia, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden SBY itu merupakan salah satu pelamar calon gubernur di Partai Gerindra, bersama sang petahana, Gubernur Sahbirin Noor.

“Tentu surat tugas khusus dari DPP Partai Demokrat jadi pertimbangan partai. Namun, keputusannya tetap di tangan DPP Partai Demokrat, kami hanya memberi rekomendasi dari semua kelengkapan bakal calon yang melamar ke partai,” kata mantan anggota DPRD Kalsel.

Ilham mengatakan Partai Gerindra tetap menawarkan figur pendamping di posisi calon wakil gubernur berasal dari kalangan internal, yakni mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu Difriadi Darjat.

Menurut Ilham, dengan 8 kursi milik Gerindra di DPRD Kalsel hasil Pemilu 2019, tentu bisa terbangun koaliasi parpol pengusung bersama Partai Demokrat. Lagi-lagi, Ilham menegaskan semua keputusan tetap berada di tangan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

“Tentu dalam Pilkada Kalsel 2020 mendatang, kami tetap inginkan ada kader yang bisa mencalon baik sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur,” tegas Ilham.

BACA JUGA : Didukung Demokrat, Denny Indrayana Langsung Tancap Gas Galang Koalisi

Ia mengakui opsi untuk mengusung Denny Indrayana yang berlatar belakang akademisi dan advokat juga berdasar hasil survei. Hanya saja, Ilham enggan menyebutkan seperti apa kans Denny Indrayana dari hasil survei internal Gerindra itu.

“Pokoknya, semua kelengkapan berkas pencalonan sudah kami kirim ke DPP Partai Gerindra. Tentu, ada nilai plus bagi Denny Indrayana yang mendapat surat tugas dari DPP Partai Demokrat,” kata Ilham.

Ilham justru sangsi apakah nanti perhelatan pilkada bisa digelar di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Sebab, menurut dia, butuh biaya besar dan risiko tinggi jika tahapan pilkada tetap digelar ketika wabah Corona belum mereda.

“Bisa kita bayangkan seperti apa bentuk kampanyenya? Ini belum lagi, pada hari pemungutan suara harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19, sehingga para petugas di tempat pemungutan suara (TPS) harus mengenakan baju hazmat. Tentu pilkada nanti terbayang seperti sebuah situasi yang horor,” kata Ilham.

BACA LAGI : Paman Birin Ajak Gerindra Bernostalgia Kembali di Pilgub Kalsel 2020

Menurut dia, esensinya pilkada yang direncanakan digelar pada Rabu, 9 Desember 2020 mendatang berdasar kesepakatan KPU, Bawaslu, DPR RI dan pihak pemerintah itu tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan rakyat.

“Kondisi pandemi Covid-19 ini juga menjadi salah satu pertimbangan Gerindra dalam menyikapi pilkada. Tentu kita semua tak ingin usai pilkada, justru terjadi gelombang kedua kasus Covid-19,” imbuh Ilham.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor DidI G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.