ACT

Naik Signifikan 21 Kasus, Jumlah Pengidap Corona di Kalsel Kini Capai 572 pasien

0 100

PEMERINTAH  Provinsi Kalimantan Selatan kembali memperbarui data sebaran kasus corona, pada Jumat  (22/5/2020) sore. Melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, per hari ini, pemerintah melaporkan adanya  penambahan  pasien covid-19 sebanyak 21 kasus.

PENAMBAHAN pasien corona itu berasal dari 1 pasien dalam pengawasan (PDP) serta 20 kasus dari hasil penulusuran (tracing). 

“Dengan rincian, 16 pasien di Kota Banjarmasin, 4 pasien dari Kabupaten Tapin dan 1 pasien dari Kabupaten Banjar,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, Hm Muslim dalam siaran pers yang diterima jejakrekam.com

Selain mengabarkan pasien yang terkonfirmasi positif , Muslim juga melaporkan ada 2 pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia pada tanggal 17 dan 19 Mei 2020 yaitu KS Covid # 451 (Ulin-134) dan KS Covid # 404 (Ulin 559). Sebelumnya yang bersangkutan merupakan PDP dan keduanya berasal dari dari Kota Banjarmasin .

Dengan perkembangan kasus hari ini, maka Muslim melaporkan secara akumulatif pasien yang terkonfirmasi positif di Kalsel sebanyak 572 pasien. Diantaranya 101 pasien dirawat di berbagai rumah sakit, 336 pasien dilakukan karantina khusus, 77 pasien sembuh dan 58 pasien meninggal dunia.     

BACA: Pasien Corona Kalsel Hari Ini Tembus 548 Orang, Tanbu Sumbang 53 Kasus

Sementara itu, jumlah PDP juga hari ini ada kenaikan 24 kasus. Rinciannya, di RSUD Ulin sebanyak 2 kasus, Rumah Sakit Moch.Ansyari Saleh 10 kasus, Rumah Sakit Suaka Insan 3 kasus, Rumah Sakit Sari Mulya 4 kasus, Rumah Sakit Ciputra 3 kasus serta Rumah Sakit Bhyangkara 2 kasus.

Adapun untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), pada hari ini Muslim melaporkan ada pengurangan  sebanyak 60  ODP. Jika sebelumnya 938  ODP,  dan kini hanya 878.     

“ODP masih didominasi Kota Banjarmasin sebanyak 513, disusul Kabupaten Banjar 102, Tanah Bumbu  sebanyak 97,  Tanah Laut 41,Kabupaten Barito Kuala 40, HSS 22, Kota Banjarbaru 18, HST 17, Kabupaten Kotabaru 8, Kabupaten Tabalong 7, HSU dan Kabupaten Balangan masing-masing 5 ODP serta yang terendah Kabupaten Tapin hanya 3 ODP,” tandasnya. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Almin Hatta

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.