ACT

Sebar Hoax Terkait Covid-19 Dua Orang Minta Maaf kepada Hj Enong dan Keluarga

0 138

HJ ENONG adalah nama yang cukup populer sebagai pemilik dan produsen aneka kue di Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan. Beredarnya kabar bohong (hoax) di media sosial yang menyebutkan Hj Enong dan karyawannya menjalani rapid test dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar.

HOAX yang disampaikan O dan M ini selanjutnya menjadi bola liar di media sosial dan menimbulkan persepsi bermacam-macam di masyarakat. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan keluarga besar Hj Enong, sehingga meminta klarifikasi kepada 2 orang tersebut.

Kedua orang yang diduga menyebarkan hoax iti, dengan dikawal anggota polisi menemui H Muhammad Rofiqi, anak dari Hj Enong. Kedatangan kedua orang ini ke ruang kerja Ketua DPRD Banjar H Muhammad Rofiqi untuk memohon maaf telah menggangu ketenteraman dan kenyamanan keluarga besar Hj Enong.

Pada kesempatan ini O mengakui, bahwa ia yang menulis di grup Whatshapp  “Infonya akurat dari tim Gugus Covid-19 Kabupaten Banjar, Hj Enong sekeluarga lawan anak buahnya di-rapid tes lagi,” terangnya. Sedangkan Mia mengakui ia yang melakukan foto gambar (secreenshot) dan membagikannya lagi.

BACA : Heboh Hoax! Pengurus Masjid Al Jihad Bantah Jamaahnya Terpapar Virus Corona

“Kami memohon maaf kepada keluarga besar Hj Enong atas informasi yang kami sampaikan dan menjadi viral, itu semua tidak berdasar dan tidak benar. Kami berjanji akan menarik dan menghapus informasi hoax tersebut dan tidak mengulanginya lagi,” ujar keduanya.

Seusai keduanya menyampaikan permintaan maaf, Muhammad Rofiqi mengatakan, tentang pentingnya bijak dan cerdas bermedia sosial. Apalagi jika hal itu menurutnya menyangkut nama baik keluarga dan usaha orang lain.

Rofiqi menegaskan kondisi orangtuanya (Hj Enong) beserta keluarga dan para karyawan dalam kondisi segar dan sehat. “Alhamdulillah ibunda saya Hj Enong dalam keadaan sehat. Bijak dan cerdaslah menggunakan jari bermedia sosial,” jelasnya, Kamis (21/5/2020).

BACA JUGA: Hoax Pasar di Martapura Ditutup

Ketua DPRD Kabupaten Banjar ini mengakui, viralnya kabar hoax sudah dirasakan mengganggu ketenangan keluarga besarnya, hingga para karyawan. Apalagi hoax tersebut dikaitkan dengan bisnis kue yang dijalankan Hj Enong.

“Saya tidak berniat untuk melaporkan keduanya ke pihak kepolisian. Cukup bagi saya keduanya menyampaikan permohonan maaf dan berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi,” pungkas H Muhammad Rofiqi.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.