ACT

Terinspirasi dari Aceh, Video ‘Bagarakan Sahur’ Pemuda Desa Tatakan Tapin Ini pun Viral

0 1.578

MEMBANGUNKAN warga untuk bersantap sahur seolah sudah menjadi tradisi di setiap bulan suci Ramadhan, khususnya kegiatan ini kerap dilakukan oleh para pemuda.

BERBAGAI cara dilakukan mereka untuk membangunkan warga segera bersantap sahur, baik dengan arak-arakan keliling pemukiman atau komplek dengan membawa beduk atau alat lainnya yang bisa ditabuh agar terdengar berisik dan membuat warga terbangun dari tidurnya.

Ada pula hanya melalui pengeras suara di masjid atau mushala. Apalagi di tengah pandemi virus Corona saat ini, pergerakan pemuda yang biasanya berkeliling pemukiman pastinya terhambat.

BACA : Tradisi Bagarakan Sahur, Kultur Banjar Semarakkan Dinihari Ramadhan

Akhir-akhir ini beredar video sekelompok pemuda yang terlihat membangunkan warga untuk bersahur dengan cara tak biasa. Para pemuda dengan suara merdu itu membawakan sebuah lagu melalui alat pengeras suara di masjid. Tradisi ‘bagarakan sahur’ dengan syair-syair berbahasa Banjar pun menjadi viral.

Dari rekaman visual, terlihat ada berjumlah tujuh orang yang melantunkan syair merdu tersebut dengan menggunakan bahasa Banjar. Di mana, satu orang pemuda dengan suara yang paling merdu menjadi pemimpin. Sementara enam pemuda lainnya bertugas sebagai pengiring. 

Dari penelusuran jejakrekam.com, sekelompok pemuda tersebut berasal dari Desa Tatakan, Rantau, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan dan video tersebut dibuat di Masjid Hidayatussalikin.

Yogi salah satu pemuda yang ada di video tersebut mengungkapkan, alasan mereka membangunkan sahur warga seperti itu karena terinspirasi dari para pemuda Aceh yang lebih dahulu viral.

BACA JUGA : Putar House Music, Aksi Bagarakan Sahur di Amuntai Dibubarkan Polisi

Bahkan, nada yang dilantunkan pemuda Tapin ini pun terbilang sama dengan yang dilakukan di Aceh. Tetapi, Yogi mengatakan lirik dari lagu tersebut sengaja diubah menjadi bahasa Banjar.

“Liriknya kita terjemahkan ke bahasa Banjar, dan ada beberapa kalimat yang tambahkan sendiri,” kata Yogi kepada jejakrekam.com, Jumat (8/5/2020).

Yogi pun tak menyangka video yang dibuat pada (29/4/2020) dan diunggah di akun pribadi media sosial pada (2/5/2020) itu bisa langsung cepat viral.

“Banyak teman yang menyampaikan bahwa video itu sudah viral, bahkan ada yang menanyakan dan memastikan kalau di video itu benar saya,” ujarnya.

BACA JUGA : BPCB Kaltim Lakukan Observasi Rumah Adat Banjar di Balangan

Berbagai macam respon positif pun diterima pemuda Tapin ini, baik pada warga sekitar hingga di media sosial. Bahkan, menurut Yogi, video mereka tersebut banyak menginspirasi warga lain untuk mengikuti hal yang sama.

Ia berharap, dengan cara membangunkan sahur melalui pengeras suara tersebut, warga setempat dapat terbantu dan tidak merasa terganggu.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.