Husairi Abdi

Perseteruan Ketua Komisi IV DPRD-Ketua Apindo Kalsel Berbuntut Panjang

0

PERSETERUAN Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan HM Lutfi Saifuddin dengan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalsel, H Supriadi berbuntut panjang.

GARA-GARA absen dalam rapat dengar pendapat membahas nasib buruh di DPRD Kalsel pada Senin (6/4/2020), kepengurusan DPP Apindo Kalsel di bawah pimpinan pengusaha travel, H Supriadi bakal diadukan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin ke DPN Apindo di Jakarta.

“Sangat lucu surat yang dikirim Ketua DPP Apindo Kalsel (H Supriadi) ke pimpinan dewan yang meminta saya ditegur, akibat pernyataan saya yang dinilai tendensius dan merugikan mereka,” ucap Lutfi Saifuddin kepada awak media di DPRD Kalsel, Banjarmasin, Kamis (9/4/2020).

Bak pepatah Betawi, ente jual ane beli, ketua komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat dan pendidikan itu berencana akan mengadukan Supriadi selaku Ketua DPP Apindo Kalsel ke DPN Apindo di Jakarta.

“Ini kan aneh dan lucu, karena sebuah organisasi atau asosiasi bisa mensomasi lembaga negara (DPRD Kalsel),” ucap legislator Gerindra ini.

BACA : Dituding Tak Menghargai DPRD, Apindo Tuding Ketua Komisi IV Arogan

Menurut Lutfi, seharusnya somasi resmi itu melibatkan pihak yang berkapasitas hukum, namun justru dilakukan pihak Apindo Kalsel secara pribadi, sehingga masuk kategori ancaman semata.

“Seharusnya, pengurus Apindo Kalsel untuk belajar mengenai tata cara berorganisasi. Adanya surat Apindo Kalsel ini justru membuat kami akan membahaasnya lagi di komisi, sesuai tugas pokok dan fungsi serta amanat UU yang diberikan kepada kami dan membahas hal-hal yang perlu,” ucap Lutfi.

Perseteruan antara Lutfi Saifuddin dengan H Supriadi buntut dari absennya pihak Apindo dalam rapat dengar pendapat lanjutan yang dihelat Komisi IV DPRD Kalsel pada Senin (6/4/2020) lalu. Agendanya, membahas soal nasib para buruh dan tenaga kerja di tengah wabah Corona (Covid-19).

BACA JUGA : Bahas Nasib Buruh, Komisi IV DPRD Kalsel Sesalkan Perwakilan Apindo Tak Hadir

Rapat itu pun hanay dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel Siswansyah, Ketua Bidang Sosial dan Ekonomi Tim Gugus Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel Heriansyah, perwakilan PT PLN, PT PCN, FSPMI, KSPSI dan unsur kepolisian dan lainya.

Karena tak menghargai undangan dewan, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Lutfi Saifuddin pun merasa ‘dilecehkan’ hingga berencana membuat rekomendasi untuk mengevaluasi kepengurusa DPP Apindo Kalsel.

Tak terima, Ketua DPP Apindo Kalsel H Supriadi pun melayangkan surat klarifikasi dan somasi bernomor 22/DPP-Apindo/IV/2020, meminta agar Ketua Komisi IV DPRD Kalsel ditegur pimpinan dewan.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.