ACT

Imbas Corona, Pedagang Ujung Murung Sepi Pembeli

0 95

DAMPAK Virus Corona (Covid-19) terhadap perekonomian kini mulai terasa. Pantauan jejakrekam.com di kawasan Pasar Simpang Sudirmampir Raya dan Pasar Ujung Murung, Banjarmasin Tengah, Selasa (31/3/2020), sepi pengunjung dan tentunya sepi pembeli. 

PENGUNJUNG hanya terlihat berapa orang saja. Bahkan, parkir kendaraan roda dua empat pun terlihat kosong di kawasan Jalan Sudimampir Raya yang biasanya selalu penuh itu. Menurut para pedagang, ini merupakan dampak dari imbauan pemerintah agar masyarakat tingggal di rumah saja.

Imbasnya tentu saja terjadinya penurunan pengunjung pasar, dan  para pelaku usaha seperti toko dan kios-kios pedagang kaki lima ( PKL) pun sepi pembeli. “Bisa dibilang penurunan deratis sekali. Jelas para pedagang mengalami kerugian,” kata H Zainuddin, pemilik toko konveksi di kawasan Pasar Ujung Murung. “Kami berharap semoga musibah ini cepat berakhir,” sambungnya.

BACA: Cairan Disinfektan Disemprot, Pedagang Pasar Sudimampir Raya dan Pasar Baru Langsung Tutup Toko

Seorang driver ojol (ojek berbasis online) Grab, Iwan, mengatakan musibah Covid-19 ini benar-benar menyebabkan pekerja ojol sepi orderan. “Sejak tanggal 20 Maret lalu hingga sekarang, sangat sepi orederan,” katanya.

Tapi Iwan mengaku masih berharap adanya pemesanan antar makanan, mengingat sekarang orang kabanyakan enggan keluar rumah. Nyatanya, go-food ini sepi juga. “Usaha orang kan umumnya lagi sepi. Maka, imbasnya, keuangan juga menurun, dan tentu saja pemesanan makanan juga menurun,” ujarnya.

Iwan menambahkan, kalau usahanya sepi atau perkerja sebagian dirumahkan, tentunya mereka tak mendapatkan uang untuk belanja. “Jadi, kemungkinan untuk sementara ini orang-orang umumnya berhemat dulu. Jadi, mari kita sama-sama berdoa, semoga musibah ini cepat berakhir,” kata Iwan mengakhiri pembicaraan. (jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Almin Hatta

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.