ACT

Disiapkan 44 Ruang Isolasi, Kalsel Tambah Tiga RS Rujukan Covid-19

0 67

JIKA sebelumnya hanya dua rumah sakit yang jadi rujukan di Kalsel untuk penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona (Covid-19), kini resmi ditambah tiga rumah sakit.

DUA rumah sakit sebelumnya untuk mencover kawasan pesisir adalah RSUD Hadji Boejasin, dan se-Kalsel ditangani RSUD Ulin Banjarmasin. Kini, bertambah tiga unit lagi.

Yakni, RSUD Dr H Mochamad Ansari Saleh di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi, Banjarmasin. Kemudian, RSUD Idaman, Jalan Trikora, Cempaka, Banjarbaru dan RSUD Hassan Basry, Jalan Jenderal Sudirman, Kandangan untuk melayani pasien asal daerah Banua Anam (Hulu Sungai).

BACA : RS Siapkan Ruang Isolasi, Paman Birin Sebut 1 Pasien RSUD Ulin Positif Covid-19

Keputusan Gubernur Kalsel bernomor 188.44/0207/KUM/2020 mengenai rumah sakit rujukan Covid-19, usai mendapat persetujan dari Kementerian Kesehatan.

“Dengan bertambahnya tiga rumah sakit rujukan Covid-19 di Kalsel yang sebelumnya hanya dua menjadi lima unit, maka untuk ruang isolasi penanganan pasien suspect Covid-19 bertambah menjadi 44 ruang,” ucap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19, HM Muslim kepada awak media, Jumat (27/3/2020).

BACA JUGA : RSUD Ulin Siapkan Ruangan Isolasi bagi Terduga Terjangkit Virus Corona

Menurut dia, tak hanya penambahan rumah sakit, Kalsel juga telah menerima bantuan rapid test (tes cepat) Covid-19 dari Kemenkes. Ia menegaskan rapid test diberlakukan bagi pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) serta orang yang melakukan kontak dengan suspect Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel ini juga menjelaskan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tim medis yang menangani pasien Corona dari pemerintah pusat telah didistribusikan ke rumah sakit kabupaten dan kota di Kalsel, baik berstatus rumah sakit rujukan maupun non rujukan.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.