KPU Kalsel Usul Tambahan Dana Rp 34,9 Miliar

0

UNTUK penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kalimantan Selatan (Kalsel), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel merasa perlu menambah anggaran. Permintaan tambahan dana itu telah disampaikan melalui DPRD Kalsel.

NANTINYA, Komisi I DPRD Kalsel yang membidangi hukum dan pemerintahan, akan menyampaikan hal tersebut kepada  eksekutif.

Terkait usulan penambahan dana, Komisioner KPU Kalsel Edy Ariansyah, di sela rapat bersama Komisi I DPRD, Senin (16/3/2020), mengatakan ada tiga item yang perlu suntikan dana tambahan. Yakni honor badan adhoc, santunan badan adhoc, serta antisipasi pemungutan suara ulang.

“Dari tiga item tersebut, kekurangan dana paling besar adalah untuk honor badan adhoc senilai Rp 34 miliar lebih,” katanya.

Badan adhoc meliputi petugas PPK, PPS, dan KPPS. Honor petugas itu naik berdasarkan instruksi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, dengan rincian masing-masing petugas adhoc dalam instruksi itu mengalami kenaikan honor sebesar Rp 1 juta. “Itu mengikuti surat kementerian keuangan yang menyatakan kenaikan honorarium bagi PPK, PPS, dan KPPS,” ujar Edy.

BACA : Jelang Pilkada Serentak, Keterlibatan Politik Praktis ASN Sangat Rawan

Sebelumnya, lanjut Edy, KPU Kalsel sudah mendapat suntikan dana dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp 150 miliar. Sedangkan total tambahan yang diperlukan akhirnya sebanyak Rp 34,9 miliar, dan ini perlu dibicarakan lebih lanjut lagi.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel Hj Rahmah Norlias memberi isyarat, usulan KPU Kalsel ini akan ditindaklanjuti. Namun karena domain itu berada di Badan Kesbangpol, maka pihaknya akan mengundang instansi tersebut guna membahasnya lebih lanjut. “Rencananya kita akan panggil Kesbangpol dan Bakeuda,” katanya.

Menurut Rahmah, masih banyak proses yang harus dilalui jika ingin  mengabulkan usulan KPU Kalsel tersebut. Sebab, adanya perubahan anggaran berarti harus merevisi Perda yang sudah ditandatangani.

Seperti diketahui, pada Pilkada Serentak 2020 untuk 7 kabupaten/kota dan 1 provinsi di Kalsel dijadwal pada September mendatang.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Almin Hatta

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.