Indeks Kerawanan Pemilu Kalsel, Kotabaru, Banjarmasin, Rawan Tinggi

0

DALAM rangka persiapan pengawasan tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kalimantan Selatan, Bawaslu Kalsel menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada 2020 yang dibuka Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Hotel G’Sign, Rabu (11/3/2020).

KETUA Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah mengatakan, berdasarkan data dari Bawaslu RI bahwa Provinsi Kalsel masuk dalam kategori Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tinggi. “IKP dari sembilan provinsi rawan tinggi, termasuk Kalsel,” ujarnya.

Kendati demikian, dari sembilan provinsi yang menggelar Pilkada 2020. IKP Kalsel masih berada di posisi ke tujuh, “Posisi Kalsel ke tujuh, masih di bawah Riau dan Kalimantan Utara,” katanya.

Sedangkan untuk tujuh kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada di Kalsel, lanjut Erna, ada dua daerah yang masuk IKP tinggi, kemudian tiga darah rawan sedang, dan sisanya rawan rendah.

Erna menyebut, dua daerah yang memiliki rawan tinggi tersebut adalah Kotabaru dan Banjarmasin. Adapun kerawanan yang perlu menjadi perhatian diantaranya soal netralitas dan adanya mahar politik. “Netralitas ASN, TNI, dan Polri. Ini jadi bagian penting di IKP. Kemudian adanya mahar politik,” ujarnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, rapat ini untuk Pilkada di Kalsel, baik  pemilihan gubernur maupun bupati dan walikota.

“Saya berharap penyelenggaraan Pilkada berjalan aman, lancar, dan sukses, serta menyenangkan bagi rakyat, sebab Pilkada adalah pesta demokrasi yang tentunya melahirkan kegembiraan. Dan, Insya Allah akan melahirkan pemimpin yang membawa kegembiraan,” katanya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.