Edarkan Sabu dan Ekstasi, Saudi Diancam 12 Tahun Penjara Plus Denda Rp 1 Miliar

0

SAUDIANSYAH alias Saudi tertunduk lesu di kursi pesakitan, usai mendengar dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Adiyaksa Putera, agar dihukum selama 12 tahun. Tak hanya ancaman hukuman badan, terdakwa kasus narkoba ini juga diancam denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

JAKSA berpendapat berdasar fakta persidangan dan alat bukti di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Saudi secara sah dan meyakinkan unsur-unsur dalam dakwaan primer dimaksud di Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, terbukti.

Sedangkan, dalam dakwaan subsider melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tidak perlu dibuktikan lagi di persidangan berdasar fakta dan alat bukti yang ada.

BACA : Tangkapan Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Ditresnarkoba Polda Kalsel

Saudi diajukan ke meja hijau, usai ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin di Jalan A Yani Km 8, tepatnya Komplek Citra Land, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar pada Jumat (16/8/2019) sekira pukul 02.00 Wita. Sebelumnya, polisi mengintai terdakwa di beberapa lokasi, karena diinformasikan membawa barang haram untuk bertransaksi narkoba.

Barang bukti yang dibawa Saudi adalah dua paket sabu seberat 3.60 gram, 12 paket sabu dengan berat bersih 57.80 gram,19 pil ekstasi, serta barang bukti lainnya didapat polisi dari penggeledahan di kos terdakwa di Jalan Hikmah Banua, Komplek Pancar Regence, Banjarmasin Timur dan di lokasi penyergapan terdakwa.

BACA JUGA : Dalam Sepekan, Ditresnarkoba Polda Kalsel Tangkap 8 Pelaku Narkoba

Saudi ber-KTP warga Jalan Pekapuran B Laut, Banjarmasin Tengah didampingi kuasa hukumnya langsung meminta pengajuan pledoi (nota pembelaan) kepada majelis hakim yang diketuai Eddy Cahyono.

Sidang pun akhirnya dilanjutkan pada pada Rabu (5/2/2020) dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa dan kuasa hukumnya, M Akbar dari LBH Peradi Banjarmasin.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.