Husairi Abdi

Orang Gila Bisa Sembuh Total Jika Keluarga Berperan Aktif

0

MASIH ingat dengan kasus pembunuhan sadis di Desa Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang dilakoni pria terduga pengindap gangguan jiwa, beberapa waktu lalu? Nah, untuk bisa sembuh total atau paripurna, peran keluarga untuk membimbinginya kembali mandiri sangat dibutuhkan.

ORANG dengan gangguan jiwa (ODGJ) termasuk kategori gangguan jiwa berat diyakini bisa disembuhkan total, jika keluarga di sekitarnya sangat berperan aktif.

Hal ini ditegaskan Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum, dr IG Dharma Putra di sela Family Gathering untuk memperingati Hari Kesehatan Dunia di halaman rumah sakit yang berada di Jl Gubernur Syarkawi, Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (12/11/2019).

BACA : Sadis, Pemuda Diduga Gila Bantai Seorang Gadis Belia Limpasu HST

Menurut dia, penyembuhan ODGJ pada tahap awal memang memerlukan perawatan di rumah sakit. Setelah dinyatakan sembuh dan membantu ODGJ untuk sembuh paripurna, Dharma menyebut diperlukan dukungan dan pengawasan dari keluarga pasien.

Mantan Sekdakab Hulu Sungai Tengah ini mengacu pada data yang dimiliki RSJD Sambang Lihum bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit itu bisa sembuh paripurna mencapai 30 persen. Bahkan, angka itu lebih tinggi dibandingkan nasional, hanya berkisar 10 persen.

“Sedangkan, abagi pasien yang sembuh dengan gejala sisa atau terkadang kumat lagi, telah mencapai 80 persen. Angka ini juga lebih tinggi dari angka nasional yang hanya berkisar 70 persen,” papar Dharma.

BACA JUGA : Di Rumah Sederhana Ini, Maria Rawat Empat Anak Jalanan yang Alami Gangguan Jiwa

Ia mengatakan di rumah sakit yang dikelolanya, saat ini, baru sekitar 50 persen keluarga ODGJ yang punya kesadaran untuk ikut membimbing pasien yang pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

“Sisanya, sepertiganya lagi, diperkirakan ikut merawat keluarganya yang pernah dirawat di rumah sakit jiwa dengan keterpaksaan,” papar Dharma.

Sebenarnya, masih menurut dia, dengan pemberian kasih sayang bagi ODGJ yang dinyatakan sembuh oleh rumah sakit, peluangnya untuk sembuh paripurna sangat besar. Dengan begitu, Dharma mengatakan ke depan tidak lagi menjadi beban keluarga.

“Sebaliknya, apabila sudah bisa mandiri dan muncul kepercayaan diri, bisa menjadi sumber pemasukan bagi perekonomian keluarga,” imbuh Dharma.(jejakrekam)

 

 

Pencarian populer:Meambili pasien yg sembuh dari rumah sakit sampang lihum apa harus bayar
Penulis Ricky Fahriza
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.