Uniska Targetkan Penambahan Guru-Guru Besar

0 169

USAI rapat senat Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari, pengukuhan guru besar Prof Abdul Malik di bidang produksi ternak di Hotel Novotel, Banjarbaru, Sabtu (2/11/2019), Uniska juga menggadang-gadang sejumlah akademisi bakal dikukuhkan menjadi guru besar.

REKTOR Uniska MAAB Abdul Malik mengatakan, dalam jangka waktu hingga dua tahun mendatang akademisi Uniska lintas disiplin keilmuan akan ditargetkan akan dikukuhkan menjadi guru besar.

“Kami berharap ada yang menyusul, sehingga guru besar bisa dicapai yang sudah mendekati syarat,” ucap Malik kepada awak media, usai dikukuhkan jadi guru besar.

Doktor jebolan Universiti Putra Malaysia (UPM) ini berterima kasih kepada civitas akademika Uniska yang berkontribusi dalam proses ilmiahnya sehingga mampu menyandang gelar guru besar. “Kedepan kami berharap Uniska mulai tumbuh profesor-profesor yang baru,” ucap dia.

BACA : Konsentrasi Produksi Ternak, Rektor Uniska Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor merasa bangga alamameternya berhasil mengukuhkan guru besar perdana sepanjang hampir lima dasawarsa berdiri.

“Dengan makin banyaknya guru besar tentu kita berharap sumbangsih pemikiran dan gagasan mereka untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas dan kemajuan pembangunan daerah sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing,” bebernya.

Bagi Birin, sosok Prof Abdul Malik banyak memberikan ilmu dan pengetahuan berbagai golongan dan lapisan masyarakat. Ia menuturkan sudah terlampau banyak pandangan dan pemikiran rektor Uniska yang menginspirasi banyak orang untuk meningkatkan kehidupan yang lebih berkualitas terkhusus di bidang peternakan yang menjadi disiplin keilmuannya.

BACA JUGA : Dana Riset Rp 20 Miliar, ULM Miliki Guru Besar Manajemen Pendidikan

Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid siap menyambut riset ilmiah Prof Abdul Malik dalam pengembangan sapi di daerah pemerintahannya.

“Kami kira Provinsi Kalsel bersyukur dengan pengukuhan guru besar ini, dan tentu saja potensi keeilmuan hendaknya dimanfaatkan bagi masyarakat Kalsel dalam pengembangan sapi potong di daerah kita,” tandas Wahid.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.